BELANJA ALUTSISTA, Suharso: Tambahan Pinjaman dari Alokasi Periode 2025-2029
Menteri PPN / Kepala BBBN Suharso Monoarfa menegaskan,
secara umum tidak ada perubahan pagu alokasi belanja alat utama sistem persenjataan
atau alutsista yang berasal dari pinjaman luar negeri. Penambahan pagu alokasi
pinjaman 4,25 miliar USD untuk belanja alutsista periode 2020-2024 dari alokasi
tahun 2025-2029. Kenaikan alokasi pinjaman ini juga disebabkan adanya gejolak
harga alutsista secara global. ”Meski alokasi pinjaman luar negeri untuk
alutsista 2020-2024 naik, sampai akhir 2034 total alokasi
pinjamanluarnegeritidak berubah,” kata Suharso di Menara Bappenas, Jakarta,
Kamis (30/11). Sebelumnya, Menkeu Sri Mulyani menuturkan, alokasi pinjaman luar
negeri untuk belanja alutsista tahun 2020-2024 yang awalnya 20,75 miliar USD,
menjadi 25 miliar USD. Namun, pagu alokasi belanja alutsista dari pinjaman luar
negeri 2020-2034 tak berubah, yakni 55 miliar USD (Kompas, 30/11).
Menurut Suharso, penambahan pinjaman 2020-2024 bersumber
dari pagu pinjaman untuk 2025-2029. Pinjaman pengadaan alutsista pada
2020-2034, dialokasikan dalam tiga tahap. Adapun pembayaran pinjaman dilakukan bertahap
dengan rata-rata tenor di atas 10 tahun. ”Jadi, tidak ada kenaikan anggaran
untuk Kemhan secara mendadak. Perubahan alokasi juga dibutuhkan untuk
menyesuaikan dengan situasi dan gejolak harga alutsista global,” katanya. Anggaran
sektor pertahanan keamanan seluruhnya dari APBN yang terdiri dari rupiah murni,
pinjaman dalam negeri, dan pinjaman luar negeri. Penambahan alokasi pinjaman
untuk alutsista, menurut Suharso, akan digunakan untuk penguatan kebutuhan tiga
matra, yaitu darat, laut, dan udara. ”Jadi, Indonesia utang untuk membeli
alutsista, tetap harus mendapatkan keuntungan, yakni penguatan industri
pertahanan dalam negeri,” tambah Suharso. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023