Tren Surplus Berakhir, APBN Berbalik Defisit Rp 700 M
JAKARTA,ID-Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2023 berbalik defisit pada Oktober sebesar Rp 700 miliar, setelah mencetak surplus selama sembilan bulan. Jumlah itu mencapai 0.003% dari produk domestik bruto (PDB) per Oktober 2023, realisasi belanja negara mencapai Rp 2.240,8 triliun, setara 73,2% dari pagu, dan kontraksi 4,47% secara tahunan (year on year). Pada periode yang sama, pendapatan negara mencapai Rp2.240,1 triliun, 90,95 dari target. Dalam laporan semester I-2023, pemerintah membuat pragnosa defisit APBN akan mencapai 2,3% dari PDB tahun ini, lebih rendah dari perkiraan sebelumnya yang mencapai 2,8%. Dengan dinamika yang terjadi saat ini, defisit bisa lebih rendah dari 2,3%. Tahun lalu, defisit anggaran mencapai Rp 464,33 triliun atau 2,3% PDB. Di sisi lain, keseimbangan primer masih surplus Rp 365,4 triliun pada Oktober 2023. Keseimbangan primer adalah total pendapatan negara dikurangi belanja negara di luar pembayaran bunga utang. (Yetede)
Tags :
#APBNPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023