;

Proyek Industri Pupuk di Fakfak, Ikhtiar Indonesia Berdaulat Pangan

Ekonomi Yoga 25 Nov 2023 Kompas (H)
Proyek Industri Pupuk di Fakfak, Ikhtiar Indonesia Berdaulat Pangan

Presiden Jokowi melakukan peletakan batu pertama Proyek Strategis Nasional kawasan industri pupuk di Kampung Andamata,  Distrik Arguni, Kabupaten Fak-fak, Papua Barat, Kamis (23/11). Proyek dengan investasi dari PT Pupuk Kalimantan Timur itu ditargetkan beroperasi pada 2028. Presiden Jokowi mengungkapkan, proyek senilai Rp 30 triliun itu menjadi bagian dari strategi negara menghadapi ancaman kerentanan pangan. Peningkatan produksi pupuk dalam negeri akan menopang kemandirian industri pangan sehingga tidak akan terpengaruh ketika situasi krisis terjadi di negara lain.

”Kita (Indonesia) ini penduduk hampir 280 juta. Oleh sebab itu, kita harus mandiri. Kita harus berdikari, kita harus bisa berdaulat betul dalam hal pangan,” kata Presiden Jokowi, Kamis sore. Jokowi menyebut, Fakfak memiliki potensi sumber daya alam pasokan gas yang melimpah sebagai bahan baku produksi urea dan amonia. Kawasan industri pupuk Fakfak nantinya bisa memproduksi 1,15 juta ton pupuk urea per tahun dan amonia 825.000 ton per tahun. Dengan demikian, Pupuk Kaltim, BUMN di bawah PT Pupuk Indonesia Holding Company, akan menopang kebutuhan pupuk urea nasional sekitar 6 juta ton per tahun. Saat ini, Pupuk Kaltim memproduksi 3,2 juta ton urea. Pemerataan Industri pupuk diFakfak juga akan menjadi hub dan wujud pemerataan di kawasan timur Indonesia. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :