;

Diversifikasi Pasar Stagnan, Ekspor RI Bakal Melambat

Ekonomi Yoga 24 Nov 2023 Kompas
Diversifikasi Pasar Stagnan,
Ekspor RI Bakal Melambat

Kinerja ekspor Indonesia pada 2024 diperkirakan akan melambat seiring dengan perlambatan ekonomi AS dan China. Hal itu terjadi di tengah stagnasi diversifikasi pasar ekspor Indonesia dalam 12 tahun terakhir ini. Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal, Kamis (23/11) mengatakan, tahun depan ekonomi global diperkirakan tumbuh lambat dibandingkan   tahun ini. Dana Moneter Internasional (IMF) memproyeksikan ekonomi global pada 2024 tumbuh 2,9 % atau lebih rendah dari 2023 yang sebesar 3 %. Hal itu terutama dipengaruhi perlambatan ekonomi di AS dan China yang pada 2024 diperkirakan tumbuh 1,4 % dan 4,2 %. Angka itu lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi AS dan China pada 2023 yang diperkirakan masing-masing 2,1 % dan 5 %.

Menurut Faisal, konsumsi rumah tangga di kedua negara tersebut diproyeksikan masih lemah sehingga berpengaruh terhadap permintaan domestik. Di AS, pendapatan masyarakat masih stagnan dan simpanan bantuan pandemi mereka semakin menipis. Adapun di China, pemulihan pascapandemi Covid-19 tertekan krisis bisnis properti yang berkontribusi 25-30 % terhadap perekonomian negara tersebut. Utang pengusaha juga menumpuk karena Pemerintah China membatasi kredit. ”AS dan China merupakan pangsa pasar utama ekspor Indonesia. Jika konsumsi kedua negara itu melemah, maka permintaan ekspor akan turut melemah. Kondisi itu akan berpengaruh besar terhadap kinerja ekspor Indonesia,” ujarnya dalam acara Gambir Trade Talk #12: ”Outlook Perdagangan Luar Negeri Indonesia Tahun 2024” yang digelar secara hibrida. (Yoga)

Tags :
#Pasar #Ekspor
Download Aplikasi Labirin :