Incar Pasar RI, Tiktok Ingin Investasi di Tokopedia
Tiktok, aplikasi media sosial yang tengah berekspansi ke
bisnis e-dagang, tengah menjajaki investasi ke Tokopedia melalui GoTo Group. Langkah
korporasi milik raksasa teknologi asal China, ByteDance Ltd, ini antara lain untuk
mengembangkan bisnis e-dagang di pasar Indonesia yang diperkirakan menguasai 40
% pasar e-dagang Asia Pasifik dalam beberapa tahun mendatang. Menteri Koperasi
dan UKM, Teten Masduki, seusai konferensi pers Cerita Nusantara, Kamis (23/11)
di Jakarta, menyatakan, Tiktok Shop, yang tutup pada 4 Oktober 2023, berpotensi
akan kembali buka di Indonesia, baik buka sendiri maupun kerja sama investasi.
Sejauh ini, menurut Teten, Tiktok sudah menjajaki investasi di tiga perusahaan.
Ketiganya meliputi Tokopedia, Bukalapak, dan CT Corp. Untuk detailnya, dia
mengaku belum tahu.
Bloomberg pada Rabu (22/11) mengabarkan Tiktok sedang dalam
pembicaraan untuk berinvestasi ke salah satu unit GoTo Group di Indonesia.
Salah satu poin pembicaraan adalah bahwa Tiktok ingin mencoba memulai kembali
toko daringnya di Indonesia. Sumber Bloomberg mengatakan, perusahaan Itu sedang
mengerjakan potensi berinvestasi pada unit e-dagang GoTo, yaitu Tokopedia, yang
dapat di- selesaikan dalam beberapa minggu mendatang. Daripada melakukan
investasi langsung, kesepakatan kedua perusahaan dapat berbentuk usaha patungan.
Diskusi juga membahas langkah bersama Membangun platform e-dagang baru. Rencana
ini diduga dirancang untuk mengatasi hambatan peraturan dan memungkinkan Tiktok
menghidupkan kembali layanan belanja daring di Indonesia, pasar e-dagang
terbesar di Asia Tenggara. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023