PINJAMAN DARING, Kredit Macet Tertinggi di Lima Provinsi
Data Statistik Tekfin Pendanaan dari OJK mengungkap,
pertumbuhan penyaluran pinjaman daring atau pinjol meningkat selama beberapa
tahun terakhir. Angkanya lebih tinggi disbanding lembaga pendanaan konvensional.
Pertumbuhan penyaluran kredit pinjol yang tajam sejalan dengan kenaikan kredit
macet. Jumlah kredit macet pinjol yang dikenal dengan istilah TWP 90 atau
tingkat wanprestasilebih dari 90 hari ini hampir berlipat ganda sejak Januari 2021.
Di tingkat provinsi, TWP 90 tertinggi ditemukan di NTB yang mencapai 6,7 % per
Juli 2023, disusul Banten 4,9 %, Jabar 4,1 %, Jatim 3,7 %, dan Jateng 3,3 %.
Hal serupa terlihat di periode Januari 2021 dan Juni 2023.
Kadis Koperasi dan UMKM Provinsi NTB Ahmad Masyhuri
mengakui, pinjol menjadi salah satu persoalan di daerahnya. ”Tidak ada yang
bisa mengatakan telah tuntas kita perangi, kami mengharapkan pinjol tidak
menjalar ke mana-mana,” kata Masyhuri. Infrastruktur telekomunikasi menjadi
faktor pendorong warga mengenal keuangan digital. ”Untuk memasarkan pinjol atau
digitalisasi keuangan secara umum tidak menjadi soal. Tinggal konsumen yang memilih,”
kata Masyhuri. Sejalan dengan peningkatan kredit macet, angka penambahan utang
berjalan di lima provinsi itu juga meningkat. Utang berjalan di Jabar, per
Januari 2021-Juli 2023, meningkat 268 %, disusul Jatim 254 %, Jateng 238 %,
Banten 221 %, dan NTB 168 %. Total nilai utang berjalan secara nasional
mencapai Rp 56 triliun. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023