Kampanye dan Natal Memutar Roda Ekonomi
Momentum perayaan Natal dan Tahun Baru bakal memoles laju perekonomian Indonesia pada akhir tahun 2023. Jika melihat kelaziman di masa lalu, peredaran uang di periode tersebut selalu moncer. Di saat yang sama, peredaran uang juga berpotensi membanjiri pasar yang dipicu aktivitas kampanye Pemilu 2024. Tim Ahli Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Kemenko Bidang Perekonomian, Iskandar Simorangkir memperkirakan uang beredar masih akan tumbuh. "Dampak tahun ini kemungkinan lebih besar dari tahun lalu. [Pertumbuhan uang beredar] di kisaran 5%-7% daripada tahun lalu akibat kombinasi Natal dan Tahun Baru, serta pengeluaran pada pemilihan presiden/legislatif," kata dia kepada KONTAN, kemarin. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menghitung uang beredar dalam arti luas (M2) pada Desember 2023 akan bertambah sekitar Rp 120 triliun, atau sekitar 6% bila dibandingkan dengan posisi Desember 2022. Hasil hitungan Bank Syariah Indonesia (BSI) juga memperkirakan uang beredar untuk tiga bulan ke depan berpotensi tumbuh pada kisaran 6,1% secara tahunan. Senior Quantitative Analyst BSI Institute, Kurniawati Yuli Ashari mengatakan pertumbuhan uang beredar ditopang dari perayaan Natal dan Tahun Baru, ekspansi pemerintah pada akhir tahun serta dampak kenaikan aktivitas dari hajatan pemilu 2024. Di sisi lain, Josua menyebutkan, dampak pengeluaran pilpres/pileg akan berkontribusi sekitar 0,2% terhadap produk domestik bruto (PDB) tahun 2023. Kepala Pusat Ekonomi Makro dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M Rizal Taufikurahman mengalkulasi, adanya momentum Natal dan Tahun Baru, serta kegiatan kampanye pada akhir tahun ini akan menyumbang pertumbuhan ekonomi nasional. Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Sarman Simanjorang juga meyakini, momen Natal dan Tahun Baru akan mendongkrak daya beli masyarakat sehingga berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV-2023. Biasanya selama periode ini, jasa travel, transportasi, destinasi wisata, restoran dan hotel di daerah akan ramai.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023