Tumbuh Tinggi, tetapi Belum Berkualitas
Pada triwulan III-2023, Maluku dan Papua mencatat
pertumbuhan ekonomi tertinggi melampaui level nasional berkat proyek hilirisasi
tambang. Meski demikian, ekonomi yang tumbuh tinggi di kawasan itu tidak
serta-merta mendorong pembangunan berkualitas yang menyejahterakan warga
setempat. Sepanjang periode Juli-September 2023, ekonomi kawasan Maluku dan
Papua tumbuh tinggi di level 9,25 % secara tahunan, tertinggi di atas kawasan
lain dan melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang pada triwulan III-2023
melambat ke 4,94 % secara tahunan. Selain Maluku dan Papua, pertumbuhan ekonomi
di Sulawesi menduduki posisi kedua tertinggi pada triwulan III-2023, yaitu 6,44
% secara tahunan. Sebaliknya, ekonomi Jawa dan Sumatera masing-masing hanya
tumbuh 4,83 % dan 4,5 % meski keduanya masih mendominasi struktur perekonomian RI
secara spasial.
Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan,
pertumbuhan ekonomi yang tinggi di kawasan timur Indonesia itu didorong oleh
kinerja sejumlah sektor yang bergerak akibat gencarnya proyek hilirisasi
mineral dan tambang di kawasan tersebut, yaitu sektor pertambangan dan
penggalian, perdagangan, dan konstruksi. ”Pertumbuhan ekonomi melambat di
beberapa pulau, kecuali Maluku dan Papua, yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi menguat
dibandingkan dengan wilayah lain,” katanya, Minggu (12/11). Namun, potret
pembangun- an di kawasan timur Indonesia masih menyimpan problem klasik, yaitu
”tercerabutnya” pertumbuhan ekonomi dari kesejahteraan warga setempat. Kendati
mampu tumbuh tinggi melampaui ekonomi nasional dalam beberapa tahun terakhir ini,
kinerja perekonomian di kaasan timur Indonesia belum ”menetes” untuk dinikmati
masyarakat lokal.
Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics Indonesia
(CORE) Mohammad Faisal, Minggu (12/11), mengatakan, efek dari pembangunan smelter
mineral yang masif di kawasan timur Indonesia itu tidak sejalan dengan
pengentasan rakyat miskin yang berjalan lambat. Ia menilai, wajar jika ekonomi
di kawasan timur Indonesia melejit tinggi. Produk domestik regional bruto
(PDRB) suatu daerah sudah pasti melonjak ketika investasi masuk dan konstruksi
terjadi. Data Kementerian Investasi menunjukkan, Indonesia timur memang tengah
jadi ”primadona” sasaran investor asing karena potensi sumber daya alam mineral
yang berlimpah untuk dilakukan hilirisasi. ”Sayangnya, kemiskinan di kalangan
penduduk lokal belum berkurang
signifikan,” katanya. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023