;

Tumbuh Tinggi, tetapi Belum Berkualitas

Ekonomi Yoga 13 Nov 2023 Kompas
Tumbuh Tinggi, tetapi
Belum Berkualitas

Pada triwulan III-2023, Maluku dan Papua mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi melampaui level nasional berkat proyek hilirisasi tambang. Meski demikian, ekonomi yang tumbuh tinggi di kawasan itu tidak serta-merta mendorong pembangunan berkualitas yang menyejahterakan warga setempat. Sepanjang periode Juli-September 2023, ekonomi kawasan Maluku dan Papua tumbuh tinggi di level 9,25 % secara tahunan, tertinggi di atas kawasan lain dan melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang pada triwulan III-2023 melambat ke 4,94 % secara tahunan. Selain Maluku dan Papua, pertumbuhan ekonomi di Sulawesi menduduki posisi kedua tertinggi pada triwulan III-2023, yaitu 6,44 % secara tahunan. Sebaliknya, ekonomi Jawa dan Sumatera masing-masing hanya tumbuh 4,83 % dan 4,5 % meski keduanya masih mendominasi struktur perekonomian RI secara spasial.

Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, pertumbuhan ekonomi yang tinggi di kawasan timur Indonesia itu didorong oleh kinerja sejumlah sektor yang bergerak akibat gencarnya proyek hilirisasi mineral dan tambang di kawasan tersebut, yaitu sektor pertambangan dan penggalian, perdagangan, dan konstruksi. ”Pertumbuhan ekonomi melambat di beberapa pulau, kecuali Maluku dan Papua, yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi menguat dibandingkan dengan wilayah lain,” katanya, Minggu (12/11). Namun, potret pembangun- an di kawasan timur Indonesia masih menyimpan problem klasik, yaitu ”tercerabutnya” pertumbuhan ekonomi dari kesejahteraan warga setempat. Kendati mampu tumbuh tinggi melampaui ekonomi nasional dalam beberapa tahun terakhir ini, kinerja perekonomian di kaasan timur Indonesia belum ”menetes” untuk dinikmati masyarakat lokal.

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics Indonesia (CORE) Mohammad Faisal, Minggu (12/11), mengatakan, efek dari pembangunan smelter mineral yang masif di kawasan timur Indonesia itu tidak sejalan dengan pengentasan rakyat miskin yang berjalan lambat. Ia menilai, wajar jika ekonomi di kawasan timur Indonesia melejit tinggi. Produk domestik regional bruto (PDRB) suatu daerah sudah pasti melonjak ketika investasi masuk dan konstruksi terjadi. Data Kementerian Investasi menunjukkan, Indonesia timur memang tengah jadi ”primadona” sasaran investor asing karena potensi sumber daya alam mineral yang berlimpah untuk dilakukan hilirisasi. ”Sayangnya, kemiskinan di kalangan penduduk  lokal belum berkurang signifikan,” katanya. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :