;

Menggenjot Kinerja Selepas Covid-19

Ekonomi Hairul Rizal 11 Nov 2023 Kontan
Menggenjot Kinerja Selepas Covid-19
Satu lagi emiten di sektor kesehatan bergabung di pasar modal tahun ini. Perusahaan itu adalah PT Ikapharmindo Putramas Tbk yang resmi mencatatkan saham perdana saham atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (8/11) lalu. Bisnis obat-obatan resep atau farmasi merupakan segmen penunjang usaha Ikapharmindo. Hingga akhirnya, IKPM sukses meluncurkan obat batuk Ikadryl di tahun 1990. Kemudian berlanjut peluncuran merek obat-obatan lain, seperti Phenytoin injeksi dan Lactulax. Sebut saja produk perlengkapan bayi merek Baby Huki merupakan salah satu produk dari Ikapharmindo. Sementara produk perawatan rambut perusahaan ini yang terkenal luas adalah merek NR. Manajemen IKPM menyadari peluang bisnis yang lebih besar dari industri Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT). Itu pula yang menjadi tujuan mereka menambah modal lewat IPO untuk perluasan pabrik Huki di Sumedang, Jawa Barat. "Sesuai dengan yang kami sampaikan kepada BEI dan juga OJK, memang kami ada rencana melakukan ekspansi perluasan pabrik yang ada di Sumedang," ujar Direktur PT Ikapharmindo Putramas Tbk, Kartono dalam seremoni pencatatan IPO, Rabu (8//11). Rencananya sekitar 50% dana IPO akan digunakan IKPM untuk belanja modal . Rinciannya sekitar 66,67% untuk renovasi gedung pabrik di Jawa Barat itu. Sisanya untuk pembelian mesin. Kartono mengatakan, target konstruksi pabrik yang menjalankan bisnis PKRT di Sumedang diharapkan bisa selesai di tahun depan. Perluasan ini sebagai upaya meningkatkan kapasitas produksi di tahun 2024. Kartono mengungkapkan, kinerja produk-produk farmasi IKPM baru menyesuaikan kembali kondisi setelah lonjakan penjualan selama pandemi Covid-19. Selama periode genting tersebut, masyarakat banyak memborong vitamin dan suplemen.
Download Aplikasi Labirin :