;

Emiten Grup Barito Jadi Motor Penggerak Bursa

Ekonomi Hairul Rizal 11 Nov 2023 Kontan
Emiten Grup Barito Jadi Motor Penggerak Bursa
Harga saham emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu sedang menggila, Bahkan, seluruh saham emiten Grup Barito menjadi penggerak (top movers) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sejak awal tahun. Salah satunya saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN). Meski baru melantai, BREN menjadi saham top movers bagi IHSG, dengan penguatan 569,9% sejak awal tahun. Kemarin, BREN memiliki nilai kapitalisasi pasar (market cap) Rp 699,03 triliun, dan berada di peringkat ketiga setelah BBCA dan BBRI. Penghentian sementara perdagangan saham BREN dilakukan BEI di pasar reguler dan pasar tunai. Tujuannya, memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasi di saham BREN. Selain BREN, saham Prajogo Pangestu lain yang juga menguat gila-gilaan adalah PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). Lonjakan harga CUAN juga membuat saham ini terkena suspensi mulai sesi I perdagangan 10 November 2023 sampai dengan pengumuman bursa lebih lanjut. Kenaikan saham BREN dan CUAN juga diikuti saham emiten Grup Barito lain, yakni Barito Pacific (BRPT) dan PT Chandra Asri Petrochemical (TPIA). Saham TPIA sempat menguat 8,44% ke level Rp 3.210 di awal perdagangan Jumat (10/11).  Ini  level tertinggi sepanjang masa alias all time high saham TPIA sejak melantai di BEI  Mei 2008. Head of Business Development FAC Sekuritas, Kenji Putera Tjahaja menilai, kenaikan saham-saham Grup Barito tidak terlepas dari respons positif pasar  terhadap emiten-emiten Grup Barito yang terakhir melakukan IPO, seperti BREN. Analis Samuel Sekuritas, Yosua Zisokhi menilai, BREN memiliki kinerja keuangan yang stabil dan saat ini telah memegang beberapa kontrak penjualan jangka panjang. Samuel Sekuritas memperkirakan, BREN akan menghasilkan pendapatan US$ 643 juta pada 2024 yang berkontribusi terhadap 22,5% dari pendapatan BRPT.   BREN diperkirakan menghasilkan EBITDA sebesar US$ 503 juta yang akan menyumbang 68% dari total EBITDA BRPT pada 2024.
Download Aplikasi Labirin :