;

Melaraskan Pertumbuhan dan Pengurangan Emisi

11 Nov 2023 Kompas
Melaraskan Pertumbuhan
dan Pengurangan Emisi

Pemerintahan mendatang menghadapi tantangan berat untuk mengejar dua target besar pembangunan ekonomi yang saling berseberangan, yakni menumbuhkan ekonomi di kisaran 6-7 % sekaligus mengurangi emisi karbon menuju target emisi karbon netral. Dibutuhkan strategi kebijakan drastic untuk mengatasi ”dilema” itu. Indonesia telah memasang target untuk menjadi negara berpendapatan tinggi (high income country) pada tahun 2045, bertepatan dengan momen ”Indonesia Emas” ketika Indonesia resmi menginjak usia ke-100 tahun. Saat ini Indonesia masih berstatus negara berpendapatan menengah (middle income country). Pendapatan nasional bruto (PNB) per kapita Indonesia pada tahun 2022 tercatat 4.580 USD, membuat Indonesia kembali menjadi negara berpendapatan menengah atas setelah terpeleset menjadi negara berpendapatan menengah bawah akibat pandemic Covid-19.

Untuk bisa menjadi negara maju, pertumbuhan ekonomi harus berada di kisaran 6-7 %. Lebih tepatnya, ekonomi mesti tumbuh 6 % selama 20 tahun atau 7 % selama 17 tahun. Sebagai perbandingan, ekonomi RI saat ini masih tumbuh di kisaran 5 % dan berpotensi melambat di tengah ketidakpastian kondisi global. Teuku Riefky, peneliti Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI (LPEMFEBUI), Jumat (10/11) mengatakan, Indonesia perlu memacu mesin pertumbuhan ekonominya secara masif untuk bisa mencapai level menuju negara maju. Hal itu tidak mudah mengingat Indonesia juga memiliki target mengurangi emisi karbon mencapai posisi emisi bersih (net zero emission) pada 2060, atau lebih cepat. Kajian LPEM FEB UI menunjukkan, dalam dua dekade terakhir, untuk mempertahankan tingkat pertumbuhan ekonomi stabil di level 5 % saja, implikasi lingkungan yang dihadapi sudah besar. Pertumbuhan ekonomi masih diiringi praktik deforestasi yang masif, konsumsi batubara yang berlebihan, dan penggunaan bahan bakar fosil yang tinggi. (Yoga)

Tags :
# #Ekonomi
Download Aplikasi Labirin :