Melaraskan Pertumbuhan dan Pengurangan Emisi
Pemerintahan mendatang menghadapi tantangan berat untuk
mengejar dua target besar pembangunan ekonomi yang saling berseberangan, yakni
menumbuhkan ekonomi di kisaran 6-7 % sekaligus mengurangi emisi karbon menuju
target emisi karbon netral. Dibutuhkan strategi kebijakan drastic untuk
mengatasi ”dilema” itu. Indonesia telah memasang target untuk menjadi negara
berpendapatan tinggi (high income country) pada tahun 2045, bertepatan dengan
momen ”Indonesia Emas” ketika Indonesia resmi menginjak usia ke-100 tahun. Saat
ini Indonesia masih berstatus negara berpendapatan menengah (middle income country).
Pendapatan nasional bruto (PNB) per kapita Indonesia pada tahun 2022 tercatat 4.580
USD, membuat Indonesia kembali menjadi negara berpendapatan menengah atas
setelah terpeleset menjadi negara berpendapatan menengah bawah akibat pandemic Covid-19.
Untuk bisa menjadi negara maju, pertumbuhan ekonomi harus
berada di kisaran 6-7 %. Lebih tepatnya, ekonomi mesti tumbuh 6 % selama 20
tahun atau 7 % selama 17 tahun. Sebagai perbandingan, ekonomi RI saat ini masih
tumbuh di kisaran 5 % dan berpotensi melambat di tengah ketidakpastian kondisi
global. Teuku Riefky, peneliti Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat
Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI (LPEMFEBUI), Jumat (10/11) mengatakan, Indonesia
perlu memacu mesin pertumbuhan ekonominya secara masif untuk bisa mencapai
level menuju negara maju. Hal itu tidak mudah mengingat Indonesia juga memiliki
target mengurangi emisi karbon mencapai posisi emisi bersih (net zero emission)
pada 2060, atau lebih cepat. Kajian LPEM FEB UI menunjukkan, dalam dua dekade terakhir,
untuk mempertahankan tingkat pertumbuhan ekonomi stabil di level 5 % saja,
implikasi lingkungan yang dihadapi sudah besar. Pertumbuhan ekonomi masih
diiringi praktik deforestasi yang masif, konsumsi batubara yang berlebihan, dan
penggunaan bahan bakar fosil yang tinggi. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023