Hidup Tak Layak Para Pekerja Pabrik Pembuat Baju Mahal
Setidaknya dua buruh
perempuan tewas dan beberapa orang cedera pada Rabu (8/11). Korban jatuh setelah
polisi melepas tembakan ke arah pekerja industri garmen yang berunjuk rasa di
Gazipur, Bangladesh. Pabrik-pabrik di Bangladesh memasok banyak jenama terkemuka,
seperti H&M, Gap Inc, Levi’s, Walmart, Zara, Marks and Spencer, Primark,
Aldi Inditex, Bestseller, Hugo Boss, dan Lululemon. Meski jenama itu mendapat
omzet besar, para pembuatnya hidup tak layak di Bangladesh. Karena itu, sepekan
terakhir ada pemogokan dan unjuk rasa. Pekerja minta naik gaji. Sejak 2019,
gaji pekerja industri garmen Bangladesh tidak naik. Pekan lalu, puluhan pabrik dijarah
para pekerja dan ratusan pabrik lain ditutup pemilik untuk menghindari
perusakan.
”Banyak pabrik besar memproduksi pakaian untuk hampir semua
jenama dan pengecer besar Barat,” kata Presiden Federasi Pekerja Garmen dan Industri
Bangladesh Kalpona Akter. Asosiasi Produsen dan Eksportir Garmen Bangladesh hanya
menawarkan kenaikan upah 25 %. Adapun Pemerintah Bangladesh setuju upah minimum
naik 56,25 % menjadi 114 % atau Rp 1,8 juta per bulan. Kenaikan berlaku mulai 1
Desember 2023. Pemerintahan PM Sheikh Hasina juga berjanji, gaji bisa naik 5 % setiap
tahun. Buruh menolak, sebab inflasi saja 9,5 %. Mereka minta upah minimum
menjadi 209 % per bulan. Sekarang, upah minimum industri itu hanya 75 dollar
AS. Studi biaya hidup komprehensif yang dilakukan Institut Studi Perburuhan
Bangladesh menunjukkan, pekerja membutuhkan minimum 23.000 taka atau Rp 4,3
juta untuk bisa hidup di atas garis kemiskinan. Sementara dalam laporan Center
for Policy Dialogue, sebagaimana dikutip Deutsche Welle (DW), disimpulkan bahwa
pekerja garmen Bangladesh mendapatkan upah paling rendah dibandingkan pekerja
industri sejenis di China, Kamboja, India, dan Vietnam. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023