;

ASII Gaspol di Bisnis Otomotif

Ekonomi Hairul Rizal 08 Nov 2023 Kontan
ASII Gaspol di Bisnis Otomotif
Kinerja PT Astra International Tbk (ASII) diproyeksi akan tetap kuat hingga akhir tahun. Segmen bisnis otomotif tetap akan menjadi tulang punggung utama bagi emiten yang menaungi merek Toyota dan Daihatsu itu. Hingga kuartal III-2023 pendapatan terbesar ASII memang berasal dari segmen otomotif. Ini berbeda dari periode sama tahun lalu saat kontribusi terbesar datang dari segmen alat berat, pertambangan, konstruksi, dan energi. Pendapatan ASII di segmen jasa keuangan meningkat 12,95% menjadi Rp 21,98 triliun dari sebelumnya Rp 19,46 triliun. Sedangkan pendapatan segmen agribisnis turun 5,08% secara tahunan menjadi Rp 15,68 triliun. Pendapatan segmen infrastruktur dan logistik meningkat 16,61% menjadi Rp 6,67 triliun dari sebelumnya Rp 5,72 triliun. Sedangkan segmen teknologi informasi hanya mencatat kenaikan tipis 1,46% menjadi Rp 2,08 triliun dari Rp 2,05 triliun. Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, terjadinya pergeseran kontributor pendapatan ASII lantaran penurunan harga komoditas. Sedangkan kenaikan di segmen otomotif didorong dari peningkatan mobilitas masyarakat. "Karena sudah masuk endemi, sehingga mobilitas masyarakat meningkat sehingga mendorong permintaan pada segmen otomotif," ujarnya, Selasa (7/11). Nafan memperkirakan, segmen otomotif ASII masih akan melaju hingga akhir tahun di tengah penurunan harga komoditas. Apalagi daya beli masyarakat masih terjaga di tengah suku bunga Bank Indonesia (BI) yang tinggi. Analis Indo Premier Sekuritas Giovanni Dustin dan Michelle Nugroho juga berpandangan, prospek segmen otomotif ASII positif. Volume penjualan roda empat ASII mencapai 143.000 unit atau tumbuh 12% secara kuartalan di kuartal III-2023. Penjualan roda dua juga tetap kuat, meskipun terjadi koreksi secara kuartalan sebesar 6% menjadi 1,1 juta unit. "Kemungkinan besar dipengaruhi oleh masalah rangka eSAF," kata Giovanni dan Michelle. Analis RHB Sekuritas Andrey Wijaya menilai ASII masih bisa jadi pilihan solid untuk jangka panjang. Ia merekomendasikan belidengan target harga Rp 7.750.
Download Aplikasi Labirin :