Emiten Jumbo Gencar Ekspansi
Kendati ekonomi dilanda ketidakpastian sepanjang tahun ini, sejumlah emiten tetap gencar melakukan ekspansi. Hal ini terlihat dari penyerapan belanja modal atau capital expenditure (capex) emiten yang lumayan besar hingga akhir September 2023 lalu. Contohnya, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) yang menggelontorkan capex US$ 473 juta hingga September 2023. Nilai ini meningkat 71% dibandingkan capex yang diserap ADRO sebanyak US$ 277 juta pada periode yang sama tahun lalu. Sebelumnya Adaro menargetkan capex 2023 antara US$ 400 juta - US$ 600 juta. Artinya jika di batas atas, jumlah penyerapan capex itu sudah 78%. Emiten lain yang agresif merealisasikan ekspansinya adalah PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN). AMMN menggarap ekspansi di sisi hulu tambang dan hilirisasi, dan telah menyerap capex US$ 480 juta, naik sekitar 119% secara tahunan. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dan PT United Tractors Tbk (UNTR) tak kalah agresif. Direktur INCO, Bernardus Irmanto mengatakan, sudah merealisasikan capex sekitar US$ 196 juta hingga September 2023. Sedangkan Sekretari Perusahaan UNTR, Sara K. Loebis mengatakan, UNTR telah menyerap capex senilai Rp 13,8 triliun hingga kuartal III-2023. Angka ini naik 160,3% secara tahunan. Tak cuma sektor energi yang lumayan agresif ekspansi. Sektor infrastruktur seperti PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) juga sudah menyerap capex senilai Rp 22,1 triliun, naik 11,11% ketimbang periode yang sama tahun lalu. Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, Abdul Azis Setyo Wibowo melihat penyerapan capex ]sepanjang sembilan bulan 2023 relatif ekspansif, khususnya pada perusahaan tambang. "Aksi ini memungkinkan lantaran emiten-emiten ini memiliki posisi kas dan permodalan yang solid," kata dia, Minggu (5/11).
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023