Kesepakatan ”Pensiun Dini” PLTU Diupayakan Tahun Ini
Pemerintah Indonesia mengupayakan setidaknya satu transaksi
pengakhiran lebih dini operasi PLTU terjadi tahun ini. Sekretariat Just Energy
Transition Partnership atau JETP memastikan bahwa kesepakatan yang diupayakan
tersebut adalah PLTU Cirebon-1 dengan kapasitas 660 megawatt. Menurut data
Kementerian ESDM, berdasarkan kajian bersama para pemangku kepentingan, ada 15
PLTU yang bisa dipercepat masa operasinya dengan total kapasitas 4,8 gigawatt
(GW). Kementerian ESDM juga tengah menyusun regulasi terkait peta jalan
pengakhiran dini operasi PLTU batubara tersebut.
Menteri ESDM Arifin Tasrif di Jakarta, Jumat (3/11)
mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan fokus pada satu PLTU lewat komitmen
pendanaan JETP. ”Paling tidak ada satu yang bisa maju (deal). Memang, kami
siapkan 4,8 GW, tetapi paling tidak ada satu, 600 megawatt (MW) terlebih dahulu,”
ujarnya. Ia menambahkan, ke depan, perlu ada penelitian untuk membuka
peluang-peluang lainnya dalam pengakhiran dini operasi PLTU dengan skema kerja
sama yang saling menguntungkan. Berbagai persiapan pun perlu dimatangkan. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023