Dana Non-DPK Bank Melonjak
Perbankan di Tanah Air terus menggenjot likuiditas. Tak hanya dari dana pihak ketiga (DPK), perbankan juga mengandalkan sumber dana non-DPK untuk mempertebal likuiditasnya. Data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat, sampai Agustus 2023, sumber dana non-DPK bank telah mencapai Rp 533,96 triliun. Jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sumber dana non-DPK bank meningkat sebesar 0,16%. Menurut LPS, pertumbuhan sumber dana non DPK bank pada akhir Agustus 2023 terutama dikontribusi oleh pinjaman diterima. Kenaikannya mencapai Rp 9,33 triliun. Lalu kewajiban bank lain naik Rp 9,31 triliun secara tahunan. Data LPS selaras dengan sumber dana non DPK di sejumlah bank. Contohnya di Bank Mandiri Tbk. Corporate Secretary Bank Mandiri Rudi As Aturridha mengatakan, sumber dana non-DPK bank antara lain, berasal dari instrumen wholesale funding melalui transaksi yang sifatnya bilateral, serta penerbitan surat utang. Rudi menambahkan, sampai akhir September 2023, total pendanaan Bank Mandiri yang bersumber dari non DPK mencapai Rp 91,48 triliun atau 6,84% dari total liabilitas Bank Mandiri (bank only). Sementara Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatat total sumber dana dari non-DPK sebesar Rp 9,6 triliun per akhir September 2023. Jumlah ini naik sekitar 5% secara tahunan dibanding dengan periode yang sama tahun lalu. "Kami berkomitmen menjaga keseimbangan antara kecukupan likuiditas dengan ekspansi kredit yang sehat," kata Hera F Haryn, EVP Secretariat & Corporate Communication BCA. Selain bank konvensional, sejumlah bank daerah juga mencatat pertumbuhan dana non DPK. BPD Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB), misalnya. Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldy, mengklaim per september 2023, total dana non DPK tumbuh 11,6% secara tahunan. Namun, Yuddy tidak menjelaskan angka pastinya.
Tags :
#PerbankanPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023