;

VISI-MISI CAPRES-CAWAPRES : BERADU STRATEGI BARU

VISI-MISI CAPRES-CAWAPRES : BERADU STRATEGI BARU

Komisi Pemilihan Umum menutup masa pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden peserta Pemilihan Presiden 2024 pada Rabu (25/10). Dokumen tiga kandidat pasangan yang telah terdaftar dilakukan verifi kasi sebelum diumumkan resmi sebagai peserta pada 13 November 2023. Tepat pada Jumat (27/10), Komisi Pemilihan Umum (KPU) menerima hasil pemeriksaan kesehatan pasangan calon presiden dan calon presiden (capres-cawapres) dari tim dokter pemeriksa RSPAD Gatot Soebroto.Tiga pasangan capres-cawapres yang telah menjalani tes kesehatan yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, lalu pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud Md, dan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.Pemeriksaan kesehatan merupakan rangkaian dari prosesi pendaftaran capres-cawapres sebelum ditetapkan resmi sebagai peserta. Setelah itu, perang gagasan antara ketiga capres-cawapres akan mulai mewarnai diskursus publik. Ide-ide baru yang akan dibawa menuju perbaikan dan peningkatan skala ekonomi di Tanah Air, bakal banyak ditawarkan dan ditunggu para pemilih dan pelaku ekonomi.Jika melihat agenda besar yang disiapkan oleh ketiga pasangan capres-cawapres sejauh ini, mereka bertumpu pada program-program yang relatif sama seperti peningkatan kesejahteraan masyarakat, perluasan lapangan kerja, pengembangan infrastruktur, dan perbaikan berbagai aspek regulasi.Juru bicara Bidang Ekonomi dan Luar Negeri untuk Anies Baswedan, Thomas Trikasih Lembong mengatakan bahwa program ekonomi yang ditawarkan oleh pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di antaranya reindustrialisasi dan urbanisasi. Dalam perspektif pasangan Anies-Muhaimin, fokus pemerintah saat ini lebih besar ke sektor padat modal seperti pembangunan smelter untuk penghiliran maupun pengembangan industri kendaraan listrik. Oleh sebab itu, dia menuturkan pengembangan industri tradisional padat karya seperti tekstil, alas kaki, sepatu, mebel, hingga elektronik, perlu menjadi perhatian utama.“Kami melihat sektor tradisional hampir terbengkalai karena dianggap tidak seksi dan tidak hi-tech. 

Padahal lapangan kerja di situ besar,” ujarnya kepada Bisnis, Jumat (27/10). Dengan demikian, kehadiran kota-kota besar yang memiliki infrastruktur, teknologi, hingga modernitas yang mengimbangi Jakarta, akan mampu meningkatkan ketersediaan lapangan kerja serta mendongkrak pendapatan masyarakat.Terkait dengan program pemerintahan sebelumnya yang layak dilanjutkan, Tom melihat pembangunan infrastruktur, perbaikan iklim usaha, dan berbagai upaya dalam penyederhanaan izin, menjadi perhatian yang perlu dilanjutkan. Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud Md, Arsjad Rasjid menyatakan ada tiga aspek yang menjadi perhatian utama dalam program yang ditawarkan pasangan itu yakni lapangan kerja, stabilitas harga, dan peningkatan pendapatan masyarakat. Guna mengejar pencapaian program itu, upaya yang perlu dilakukan yakni memastikan investasi terus mengalir ke dalam negeri dan membuka peluang kerja yang besar.Kesempatan kerja itu juga perlu diimbangi dengan kapasitas tenaga kerja agar sesuai dengan kebutuhan industri. Dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah, populasi penduduk besar, bahkan bonus demografi yang akan diraih dalam kurun beberapa waktu ke depan, serta lokasi yang strategis, Indonesia harus mampu mencapai keunggulan dibandingkan dengan negara-negara lain.Dari aspek program yang dilanjutkan dari pemerintahan sebelumnya, Arsjad menyatakan pembangunan Ibu Kota negara (IKN) Nusantara akan dilanjutkan dan dilakukan percepatan. Adapun Cawapres Gibran Rakabuming Raka menegaskan kelanjutan program pemerintahan Presiden Jokowi.“Saya di awal pidato sudah bilang, yang kami fokuskan adalah keberlanjutan dan penyempurnaan. Kuncinya adalah konsistensi,” kata Gibran ditemui wartawan di Balai Kota Solo, Jumat (27/10) seperti dikutip dari Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI).Gibran bicara tentang program-program yang ditawarkan seperti dana abadi pesantren, kredit untuk startupmilenial, Kartu Indonesia Sehat (KIS) lansia, dan Kartu Anak Sehat.

Download Aplikasi Labirin :