Kejar Target Penyaluran KUR Jelang Akhir Tahun
Realisasi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) hingga September 2023 masih jauh dari target. Kementerian Keuangan melaporkan realisasinya Rp 177,5 triliun. Artinya, capaian itu baru 59,7% dari kuota KUR yang ditetapkan pemerintah tahun ini, yakni Rp 297 triliun. Menteri Keuangan telah mendorong agar perbankan mempercepat penyaluran sisa kuota KUR Rp 119,5 triliun tersebut. Di sisi lain, pemerintah akan kembali menebar insentif bantuan sosial (bansos) sebesar Rp 12,39 triliun tahun 2023 dan 2024 dalam berbagai program. Salah satunya lewat KUR. Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengungkapkan, penyaluran KUR BRI sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini mencapai Rp 107,84 triliun. Realisasi ini baru 55,45% dari jatah KUR yang diberikan pemerintah ke BRI, yaitu Rp 194,4 triliun. Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan BRI Agustya Hendy Bernadi mengatakan, untuk memacu KUR, BRI menyasar segmen ultra mikro dan menangkap potensi segmen tersebut melalui sinergi dengan Pegadaian dan PMN. Sementara itu, BNI telah menyalurkan KUR Rp 14,7 triliun hingga Oktober 2023. Capaian ini melampaui jatah dari pemerintah tahun ini, yakni Rp 13,9 triliun. GM Divisi Bisnis Usaha Kecil BNI Sunarna Eka Nugraha menjelaskan, pihaknya menerapkan pendekatan value chain, akuisisi nasabah potensial dan penerapan digitalisasi pengajuan kredit sebagai strategi menyalurkan KUR. Bank Sumsel Babel (BSB) telah menyalurkan KUR senilai Rp 1,7 triliun hingga 26 Oktober. Kuota KUR yang diterima bank ini untuk 2023 adalah Rp 2,4 triliun. Nilai itu setara 70,83% dari kuota yang diperolehnya. Direktur Bisnis BSB Antonius Prabowo Argo bilang, pihaknya tetap berkomitmen merealisasikan kuota tersebut.
Tags :
#PerbankanPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023