Ekonomi Global Masih Menjadi Tantangan
JAKARTA,ID-Upaya pemerintah dan otoritas moneter untuk menjaga stabilitas sistem keuangan domestik masih dibayangi oleh ketidakpastian ekonomi global. Saat dunia belum selesai menghadapi dampak perang Rusia-Ukraina, ketegangan juga terjadi dengan adanya krisis geopolitik di Timur Tengah antara Israel-Palestina. Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Juda Agung mengatakan, ketegasan politik tersebut mendorong kenaikan harga pada komoditas energi dan pangan. Hal tersebut memberikan efek domino terhadap kenaikan inflasi global hingga di Eropa dan Amerika Serikat. Kenaikan laju inflasi diantisipasi melalui kebijakan moneter termasuk di Amerika Serikat yang kemudian mendorong tetap tingginya suku bunga di global. "Apalagi, saat ini Amerika Serikat memerlukan pendanaan termasuk untuk perang. (Menteri keuangan AS) Janet Yellen secara eksplisit sudah menyebutkan bahwa akan membackup perang yang terjadi baik di Rusia mau pun Timur tengah, sehingga memerlukan pembiayaan politik, pembiayaan keamanan ini mendorong kenaikan yield suku bunga di AS," kata Juda. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023