Tekad dan Kerja Keras yang Pertama, Modal Nomor Sekian
Kala gagal menjadi pegawai negeri maupun mewujudkan cita-cita menjadi karyawan bank impian, Sarman Simajorang tidak lantas langsung menyerah. Dia mencoba peruntungan lain demi memperbaiki nasib dan menaklukan Ibu Kota Jakarta dengan melakoni sejumlah pekerjaan, termasuk menjadi seorang sales. Hampir semua bidang sales ia jalani, termasuk asuransi. Tapi, yang paling membawa berkah adalah saat menjadi sales perikanan (advertising), karena Sarman bisa mengumpulkan modal untuk membuat perusahaan sendiri. Pada 1991, pria kelahiran Sumbul, Sumatra Utara, pada 14 Juli 1965 itu mendirikan PT Walhesa Abadi Perkasa. Usaha Sarman terus berkembang, hingga ayah dua putra ini berhasil membeli rumah secara tunai saat usia 27 tahun. Pada 1997, saya coba ekspansi, bikin pabrik kopi cap Rajawali. Saya ingin mengenalkan kopi Sidikalang ke kancah nasional. Saya jeli membaca dan melihat peluang. Kalau sebagai perusahaan jasa, kita tidak harus fokus di bidang tertentu, bila ada peluang usaha yang bisa dikerjakan kenapa tidak diambil saja. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023