China Pertahankan Suku Bunga Acuannya
Perekonomian China tampaknya sudah semakin stabil. Buktinya, bank sentral China memutuskan mempertahankan suku bunga acuan kredit pada Oktober. Keputusan tersebut sesuai dengan ekspektasi pasar. The Peoples Bank of China (PBOC) pada Jumat (20/10) mengumumkan, suku bunga dasar kredit (LPR) tenor satu tahun dipertahankan pada level 3,45%. LPR lima tahun tetap 4,20%. Namun, pertumbuhan ekonomi China sudah mengalami perbaikan pada bulan September. Sehingga produk domestik bruto (PDB) negara ini tumbuh sebesar 4,9% pada kuartal III-2023. Angka ini melampaui proyeksi para ekonom sebelumnya, yakni 4,4%. Penjualan ritel, yang jadi indikator tingkat konsumsi, dan aktivitas industri di China pada September secara mengejutkan meningkat. Ini mendorong pertumbuhan ekonomi di triwulan ketiga. Penjualan ritel, yang menjadi ukuran tingkat konsumsi, tercatat meningkat 5,5% yoy pada September, naik dari laju pertumbuhan 4,6% pada bulan sebelumnya. Analis sebelumnya memprediksi penjualan ritel hanya tumbuh 4,9%. "Aktivitas ekonomi telah stabil dan pihak berwenang dapat menunggu beberapa saat sebelum menerapkan pelonggaran moneter lebih lanjut," kata Analis Emerging Market TD Securities dalam risetnya, dilansir oleh Reuters, Jumat (20/10).
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023