Prajogo Pangestu, Taipan Paling Tajir di Bursa
Lagi-lagi fenomena saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) di lantai bursa. Sejak mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI), lonjakan harga saham BREN telah membawa cuan besar bagi para pemilik sahamnya. Betapa tidak, sejak melantai di BEI pada 9 Oktober 2023, harga saham BREN terus meroket. Pada akhir perdagangan Rabu (18/10), BREN parkir di level Rp 3.790 per saham. Artinya, para investor yang mendekap saham BREN sejak initial public offering (IPO) di harga Rp 780 per saham, mereka sudah mencatatkan cuan hingga 385,89%. Tidak hanya investor publik yang sumringah. Nilai kekayaan taipan pemilik Grup Barito, Prajogo Pangestu dan keluarganya, juga melesat terangkat kenaikan harga saham emiten energi baru terbarukan (EBT) itu. Bahkan kini, Prajogo tercatat sebagai investor paling tajir di bursa dan di Tanah Air, berkat dorongan BREN. Jika menghitung dengan saham-saham lain yang dimilikinya secara langsung maupun tak langsung, total nilai aset saham Prajogo dan keluarganya mencapai sekitar Rp 533,06 triliun. Nah, nilai aset saham milik Prajogo itu sudah melampaui kalkulasi nilai kekayaan Low Tuck Kwong, yang kini tercatat sebagai orang terkaya di Indonesia versi Forbes dan Bloomberg Billionaires Index. Low Tuck Kwong adalah pemilik saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN), PT Samindo Resources Tbk (MYOH) dan PT Voksel Electric Tbk (VOKS). Nilai aset sahamnya ditaksir sekitar Rp 407,62 triliun. Economist & Financial Market Specialist Lucky Bayu Purnomo melihat kenaikan harga BREN disebabkan energi hijau yang tengah naik daun. BREN juga punya kapasitas pembangkit listrik terpasang sebesar 885 megawatt (MW). Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus menilai, sebagai pebisnis, langkah Prajogo membawa BREN listing di bursa merupakan bagian dari strategi pengembangan usahanya. Teguh Hidayat, Pengamat Pasar Modal & Direktur Avere Investama menilai harga BREN berpotensi dikendalikan market maker karena porsi free float yang minim. Porsi kepemilikan masyarakat di BREN hanya 3%.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023