;

Hilirisasi Tenggelam di Komoditas Lobster

Ekonomi Yoga 16 Oct 2023 Kompas
Hilirisasi Tenggelam
di Komoditas Lobster

Pemerintah bermaksud membuka kembali keran ekspor benih bening lobster untuk budidaya di luar negeri. Sekalipun akan dibarengi pengembangan budidaya lobster di dalam negeri, langkah itu dianggap bakal memukul budidaya lobster di Tanah Air. Manfaat terbesar justru diperoleh usaha budidaya lobster di luar negeri. Draf Rancangan Permen Kelautan dan Perikanan tentang Penangkapan, Pembudidayaan, dan Pengelolaan Lobster (Panulirus spp), Kepiting (Scylla spp), dan Rajungan (Portunus spp) kini memasuki tahapan konsultasi publik. Revisi aturan itu membuka kembali keran ekspor benih bening lobster lewat skema kerja sama investasi setelah ekspor benih lobster dilarang. Aturan buka-tutup ekspor benih bening lobster telah beberapa kali dilakukan. Kompas mencatat, pemerintah pernah menutup keran ekspor benih bening lobster pada 2015-2019, lalu membukanya lagi pada 2020.

Pada 2021, ekspor benih bening lobster ditutup lagi. Tahun ini, izin ekspor berpeluang dibuka lagi. Padahal, lobster merupakan satu dari lima komoditas unggulan perikanan budidaya yang diusung pemerintah dalam program kerja berbasis ekonomi biru. Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan Abdul Halim mengemukakan, pemerintah sebaiknya menahan diri untuk tidak tergoda ekspor benih bening lobster yang dibungkus narasi investasi asing untuk budidaya lobster di dalam negeri. Pemerintah perlu fokus pada pengkajian stok benih bening lobster dan bekerja sama dengan para pembudidaya lokal di setiap provinsi untuk usaha pembibitan dan pembesaran lobster. ”Manfaat ekonomi dan lingkungan dari budidaya lobster di dalam negeri jauh lebih bisa dirasakan oleh pembudidaya ketimbang benih bening lobster diangkut ke Singapura, Vietnam, dan China,” katanya saat dihubungi dari Jakarta, akhir pekan lalu. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :