;

Dunia Serukan Israel-Palestina Menahan Diri

Ekonomi Yoga 08 Oct 2023 Kompas (H)
Dunia Serukan Israel-Palestina Menahan Diri

Konflik Israel dan Palestina memanas setelah Hamas di Palestina menyerang Israel dengan sedikitnya 5.000 roket hanya dalam waktu 20 menit. Hamas yang saat ini menguasai Jalur Gaza juga mengirimkan gerilyawannya menyusup ke sejumlah kota di Israel, baik melalui darat, laut, maupun udara. Membalas serangan itu, Israel menyatakan perang terhadap Hamas dan akan membalas dengan mengerahkan segala kekuatan. Serangan dari arah Gaza terjadi sejak Sabtu (7/10) pagi. Hingga berita ini ditulis, dikabarkan baku tembak antara tentara Israel dan anggota Hamas masih terjadi. Sedikitnya 40 warga Israel dilaporkan tewas dan ratusan orang lainnya terluka. Selain itu, beberapa warga Israel ditangkap gerilyawan Palestina dan dibawa ke Gaza. Menyikapi eskalasi konflik tersebut, sejumlah negara, seperti Mesir, Turki, Arab Saudi, Oman, dan Rusia, meminta Israel dan Palestina menahan diri semaksimal mungkin agar situasi tidak memburuk dan mengancam hidup warga sipil.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meminta Israel dan Palestina menahan diri dari tindakan permusuhan yang bisa memperburuk situasi. Sementara Menlu Mesir Sameh Shukri telah menghubungi Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell untuk membicarakan perkembangan situasi di Israel dan Palestina. Kantor berita Rusia, Interfax, menyebutkan, Pemerintah Rusia juga buru-buru mengontak Israel, Palestina, dan negara-negara Arab terkait isu ini. Rusia meminta Israel dan Palestina segera melakukan gencatan senjata. ”Tentu saja kami selalu menyerukan mereka untuk menahan diri,” kata Wakil Menlu Rusia Mikhail Bogdanov. Washington juga meminta para pihak untuk menahan diri. Meskipun demikian, AS mengecam serangan Hamas. Sebaliknya, Presiden Palestina Mahmoud Abbas, dikutip kantor berita resmi Palestina, WAFA, menegaskan, rakyat Palestina memiliki hak untuk membela diri terhadap terror yang dilakukan Israel. (Yoga) 

Download Aplikasi Labirin :