Bonus Akhir Tahun dari Dividen Interim
Pembagian dividen interim kembali datang di ujung tahun ini. Kendati tak berdampak signifikan bagi laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara umum, pembagian dividen interim ini seperti bonus akhir tahun. Pada penutupan perdagangan saham, Kamis (5/10), IHSG terkoreksi 0,17% atau turun 11,75 poin ke level 6.874,82. Sepanjang tahun ini, IHSG menguat 0,35%. Roger MM, Head of Research Center Mirae Asset Sekuritas menilai, saat ini pelaku pasar lebih fokus pada isu global, seperti data ekonomi Amerika Serikat (AS). Yang paling dekat akan ada rilis data ketengakerjaan dari Negeri Paman Sam itu yang akan dipublikasikan pada Jumat (6/10). Equity Analyst Kanaka Hita Solvera William Wibowo melihat bahwa pembagian dividen interim di sisa tahun ini merupakan pemanis bagi investor jangka panjang. Namun agenda tersebut bukan sentimen positif bagi IHSG secara umum. "Rata-rata dividend yield pembagian dividen interim saat ini di kisaran 1% hingga 3% sehingga tidak terlalu berdampak," jelas Roger. Dividend yield dari Grup Astra, misalnya, masih di bawah 5%. Jika menggunakan harga penutupan Kamis (10/5), dividend yield terbesar ada di PT United Tractor Tbk (UNTR) sebesar 2,68%. Equity Analyst Phintraco Sekuritas Rio Febrian menuturkan bagi investor yang berorientasi jangka panjang, membeli atau menambah porsi saham bisa menjadi pilihan. Investor juga dapat fokus pada saham dengan dividend yield besar yang masuk IDX High Dividend 20.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023