Dari ”Wild Card” Inflasi hingga Penyelewengan Beras Bulog
Lembaga Penelitian Makroekonomi ASEAN+3 (AMRO) menyebutkan
El Nino menjadi wild card atau faktor penentu inflasi di kawasan ASEAN+3. Meski
di Indonesia kenaikan harga beras yang berandil paling besar terhadap inflasi
tidak hanya akibat dampak El Nino, tetapi juga didorong ulah oknum yang menyelewengkan
beras Perum Bulog. AMRO, Rabu (4/10) merevisi naik proyeksi inflasi di kawasan ASEAN+3
serta pada 2023 dan 2024. ASEAN+3 merupakan negara-negara anggota ASEAN, serta
Jepang, China, dan Korea Selatan. Tingkat inflasi kawasan itu diperkirakan 6,5
% pada 2023 dan 3,8 % pada 2024, dinaikkan dari proyeksi inflasi pada Juli
2023, yakni 6,3 % pada 2023 dan 3,4 % pada 2024. Khusus Indonesia, AMRO justru
menurunkan perkiraan inflasi pada 2023 menjadi 3,8 % dari proyeksi Juli 2023
yang 3,9 %.
Proyeksi inflasi Indonesia pada 2024 tetap sama
dengan proyeksi tiga bulan lalu, yakni 2,8 %. Kepala Ekonom AMRO Hoe Ee Khor
mengatakan, kenaikan harga pangan dan energi global dalam beberapa bulan terakhir
telah memicu kekhawatiran terjadinya lonjakan harga komoditas. Lonjakan harga
komoditas itu dapat berimbas pada kenaikan inflasi. September 2023 harga
rata-rata beras nasional di tingkat eceran Rp 13.799 per kg, naik 5,61 % secara
bulanan dan 18,44 secara tahunan. Hal itu menjadikan beras sebagai komoditas
penyumbang utama inflasi September 2023 yang sebesar 0,19 % secara bulanan dan
2,28 % secara tahunan. Andil beras terhadap inflasi bulanan dan tahunan itu
masing-masing 0,18 % dan 0,55 %.
Selain itu, ada faktor lain yang menyebabkan harga beras di
pasar masih tinggi meskipun operasi pasar beras telah digulirkan. Faktor
tersebut adalah penyelewengan beras Perum Bulog, yakni mengemas ulang beras
Bulog kemudian dijual dengan harga lebih tinggi. Dirut Perum Bulog Budi Waseso menyatakan,
ada oknum-oknum yang mengganti kemasan beras Bulog dengan kemasan beras premium.
Setelah itu, beras yang seharusnya dijual dengan harga terjangkau itu dijual
kembali dengan harga lebih tinggi setara harga beras premium. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023