Pengelolaan Utang 2024 Lebih Menantang
Kondisi global dan domestik membuat pengelolaan utang negara
pada tahun 2024 lebih menantang. Kebutuhan belanja yang tinggi di awal tahun
politik bisa menyulitkan pemerintah untuk menarik utang di akhir tahun.
Sementara itu strategi menyerap utang di awal tahun pun berisiko karena ongkos utang
masih tinggi terimbas kebijakan The Fed. Selama ini, khususnya sebelum pandemi
Covid-19, pemerintah cenderung mengandalkan strategi penarikan utang baru di
awal tahun (frontloading) dalam pembiayaan Surat Berharga Negara (SBN).
Strategi itu diambil dengan mempertimbangkan ketidakpastian pasar keuangan serta
kenaikan imbal hasil (yield) SBN yang biasanya terjadi di semester II. Dengan
gejolak perekonomian global yang tak terduga akhir-akhir ini, strategi frontloading
lebih sulit dilakukan. Apalagi, The Fed memberi sinyal akan mempertahankan suku
bunga acuannya tetap tinggi hingga semester I-2024, yang berarti dapat
meningkatkan ongkos berutang pemerintah (cost of borrowing) di awal tahun.
Teuku Riefky, Peneliti Makroekonomi dan Pasar Keuangan di
Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI, menilai,
di tengah kondisi itu, idealnya pemerintah melakukan penarikan utang seoptimal
mungkin di akhir tahun (backloading) untuk menekan biaya utang. Namun, strategi
itu bisa rumit dilakukan karena kebutuhan belanja pemerintah yang tinggi di
awal tahun akibat adanya penyelenggaraan pemilu sekaligus penyelesaian berbagai
program pembangunan di tahun terakhir pemerintahan Jokowi. Menurut dia,
pemerintah perlu fleksibel mengatur strategi pengelolaan utang tahun depan.
”Manajemennya memang akan tricky. Pemerintah tidak bisa sepenuhnya
frontloading, tidak sepenuhnya juga backloading. Perlu dipikirkan bagaimana
mengatur eksekusi belanja yang tepat waktu agar issuance utang tidak melebihi
yang dibutuhkan,” katanya, Kamis (5/10). (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023