PENGENDALIAN INFLASI : HUB KRUSIAL BUMI CENDRAWASIH
Terminal Peti Kemas Jayapura yang berada di Kota Jayapura, Provinsi Papua, masih memainkan peran sentralnya sebagai hublogistik barang dan jasa untuk Pulau Papua, terutama komoditas pangan guna mengendalikan laju inflasi Bumi Cendrawasih.
Bahkan, keberadaan Terminal Peti Kemas (TPK) Jayapura dinilai sangat penting bagi kelangsungan distribusi barang dan jasa untuk memasok kebutuhan Provinsi Papua secara menyeluruh.Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Papua Juli Budi Winantya.Dia mengungkapkan bahwa sekitar 51% dari kabupaten/kota di wilayah Papua merupakan landlocked area yang mengandalkan angkutan udara. Sementara itu, 49% lainnya mengandalkan distribusi yang menggunakan angkutan laut.“Pelabuhan Jayapura ini menjadi hub krusial perdagangan komoditas strategis dalam mendukung pemenuhan ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi, sehingga laju inflasi pun dapat terkendali,” katanya saat ditemui Bisnis di Jayapura, Selasa (3/10).Data BI Papua menunjukkan bahwa tingkat inflasi Papua pada kuartal II/2023 sebesar 4,13% secara tahunan (year-on-year/YoY).
Angka ini cenderung turun bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Setidaknya terdapat 14 kabupaten dan 1 kota di Papua yang mengandalkan pasokan bahan pangan maupun material yang dikirim melalui TPK Jayapura.
Bahkan, sebanyak 99% barang logistik yang berlabuh di TPK Jayapura masih harus dikirim ke belasan kota/kabupaten itu dengan menggunakan pesawat.
Manager Operasi TPK Jayapura Jems Yeffry Fonataba memandang bahwa penurunan arus peti kemas tersebut disebabkan oleh melemahnya konsumsi dan daya beli masyarakat di Papua. Pasalnya, selama ini logistik yang masuk melalui TPK Jayapura kebanyakan adalah bahan pangan dan material bangunan.
Kendati demikian, Pengamat kepelabuhanan sekaligus Direktur The National Maritime Institute (Namarin) Siswanto Rusdi menilai bahwa sejauh ini Pelindo telah berupaya menunjukkan eksistensinya dalam memberikan pelayanan pengguna.
Di sisi lain, Walikota Jayapura Frans Pekey mengatakan, Pemerintah Kota Jayapura telah memberikan kebijakan pelonggaran jam operasional untuk pelabuhan selama 24 jam dari sebelumnya dibatasi, terutama pada hari Minggu lantaran banyak masyarakat yang beribadah.
Tags :
#InflasiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023