;

PEMBIAYAAN SINDIKASI : POSISI KUAT BANK BUMN

Ekonomi Hairul Rizal 03 Oct 2023 Bisnis Indonesia
PEMBIAYAAN SINDIKASI : POSISI KUAT BANK BUMN

Permintaan kredit korporasi melalui skema sindikasi masih cukup konsisten dan berada dalam fase meningkat. Sampai dengan kuartal III/2023, total pembiayaan secara grup oleh bank dan lembaga keuangan senilai US$21,74 miliar. Bank pelat merah, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. masih perkasa sebagai bank lokal Tanah Air yang menggelontorkan kredit sindikasi dengan nilai mencapai US$1,34 miliar. Jumlah itu mewakili pangsa pasar sebesar 14,41%. Dalam kurun 5 tahun terakhir, dominasi bank pelat merah terlihat kuat. Bank Mandiri memimpin pangsa sindikasi dalam 3 tahun terakhir sejak 2020. Sebelumnya, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. juga sempat berada dalam posisi teratas penguasa pasar sindikasi pada 2019 dan 2020. Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Susana Indah Kris Indriati mengatakan bahwa permintaan kredit sindikasi cukup potensial. Kondisi itu ditopang masih kuatnya likuiditas bank dan tingkat suku bunga saat ini. Secara total, emiten bank dengan kode saham BMRI itu mencatat penyaluran kredit hingga akhir Agustus 2023 secara bank only mencapai Rp996,86 triliun atau tumbuh 12,34% year-on-year (YoY). “ akan terus mempertajam sinergi anak perusahaan untuk menciptakan ekosistem bisnis Mandiri Group yang terintegrasi,” ujar Direk­tur Utama Bank Mandiri dalam keterangan resmi, Senin (2/10). Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Agustya Hendy Bernadi menuturkan kredit sindikasi masih menjadi alternatif skema pembiayaan BRI di dalam sektor korporasi seiring dengan kondisi ekonomi Indonesia yang terus membaik. Sementara, pembiayaan kepada beberapa sektor downstream pertambangan, smelter mineral seperti copper, alumina dan nikel merupakan bentuk upaya BRI turut serta dalam mendukung kebijakan penghiliran dari pemerintah. Adapun, Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication PT Bank Central Asia Tbk. Hera F. Haryn menuturkan, hingga Agustus 2023, tren penyaluran kredit sindikasi BCA masih tercatat tumbuh positif. BCA telah mengelola kredit sindikasi sebesar Rp136,4 triliun per Agustus 2023 dan porsi partisipasi BCA dalam kredit sindikasi mencapai Rp25,55 triliun.

Download Aplikasi Labirin :