Industri Penerbangan Berpotensi Cerah
Industri penerbangan pada tahun ini diperkirakan akan mengalami kinerja positif meneruskan kinerja tahun sebelumnya membaik dikarenakan kenaikan harga tiket. Kenaikan harga tiket berdampak pada turunnya jumlah penumpang. Namun dengan turunnya jumlah penumpang membuat perusahaan seperti Garuda menghemat biaya pelayanan. Kenaikan atau penurunan tarif Garuda juga memberikan efek domino kepada maskapai lain di Indonesia. Sebagai moda transportasi andalan terutama untuk di luar Jawa, strategi harga yang tinggi diperkirakan akan terus diterapkan sepanjang tahun 2020 sebagaimana diungkap oleh pengamat aviasi Gatot Rahardjo. Pada tahun ini ada peluang efisiensi dengan adanya keputusan pemerintah untuk membuka distributor avtur selain Pertamina yang diharapkan dapat menekan harga avtur. Citilink, anak perusahaan Garuda juga menunjukkan kinerja terbaik pada tahun 2019 dengan peningkatan laba 5% dibanding tahun lalu, yang bersumber dari pendapatan penumpang, pendapatan cargo, dan pendapatan lain-lain. Kinerja yang baik juga ditunjukkan dengan meningkatnya pelayanan terhadap pelanggan termasuk ketepatan waktu dan fasilitas.Untuk menyambut peningkatan jumlah penumpang pesawat di masa yang akan datang Presiden Jokowi meresmika pembangunan Terminal 4 Bandar Soekarno-Hatta.
Tags :
#PenerbanganPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023