PHK Smartfren Sinyal Persaingan Telko Makin Berat
JAKARTA,ID-Pemutusan hubungan kerja (PHK) sekitar 100 karyawan PT Smartfren Telecom Tbk mengindikasikan persaingan pada industri telekominikasi (telko) seluler di Tanah Air makin berat dan perlu inovasi baru untuk terus tumbuh dan berkembang. Rencana merger perseroan dengan PT XL Axiata Tbk bisa saja terus didorong untuk lebih meningkatkan daya saing dan kinerjanya. Hanya saja, jumlah empat operator seluler saat ini juga dinilai justru ideal untuk menjaga persaingan tetap kuat. Presiden Dewan Pimpinan Pusat Asisoasi Serikat Pekerja Indonesia (DPP Aspek Indonesia), sebagai induk organisasi dari Serikat Karyawan Smartfren, Mirah Sumirat mengungkapkan bahwa ada sebanyak 100 karyawan Smartfren yang terdampak PHK pada Agustus 2023. Bahkan, PHK biasa saja mencapai sedikitnya 300 karyawan tahun ini. Sementara itu, Director Investor Relations & Media Smartfren Gisela Yenny Lesmana mengonfirmasi, PHK sulit terhindarkan. Smartfren tengah melakukan beberapa inisiatif penajaman startegi bisnis, benchmarking, dan perbaikan kinerja, seperti redifinisi tugas dan fungsi karyawan. (Yetede)
Tags :
#TelekomunikasiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023