;

AKSI KORPORASI : EMITEN TAMBANG LINCAH AKUISISI

Ekonomi Hairul Rizal 26 Sep 2023 Bisnis Indonesia
AKSI KORPORASI : EMITEN TAMBANG LINCAH AKUISISI

Melandainya harga komoditas tak menyurutkan minat sektor pertambangan untuk melakukan aksi korporasi dengan menjalankan strategi akuisisi. Upaya itu dilakukan sebagai taktik memperkuat portofolio hingga diversifikasi aset. Emiten tambang milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) menandatangani telah Perjanjian Jual Beli Bersyarat (CSPA) dengan dua anak usaha PT Indika Energy Tbk. (INDY) untuk mengakuisisi 100% kepemilikan PT Multi Tambangjaya Utama (MUTU). Dua anak usaha INDY tersebut ialah PT Indika Indonesia Resources (IIR) dan Indika Capital Investments Pte. Ltd. (ICI). CUAN akan membeli seluruh 2,26 miliar saham MUTU, termasuk hak pemasaran terkait yang dimiliki oleh ICI, dengan total nilai sebesar US$218 juta. Direktur Petrindo Daniel J. Laurente mengatakan bahwa akuisisi kepemilikan saham di MUTU ini adalah komponen mendasar dari strategi jangka panjang CUAN yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja operasional menjadi lebih efisien dan efektif, dengan mengintegrasikan operasi serta memperkuat portofolio bisnis CUAN di bidang batu bara termal berkalori tinggi dan batu bara metalurgi. Hal itu mengukuhkan posisi kami sebagai produsen batu bara termal berkualitas tinggi, memberikan efisiensi yang baik, dan memberikan efisiensi yang unggul dan keunggulan kompetitif kepada para pelanggan kami.

Dari sisi lain, CEO dan Wakil Presiden Direktur INDY Azis Armand mengatakan divestasi saham MUTU merupakan bagian dari strategi INDY sebagai perusahaan investasi dengan portofolio bisnis yang beragam. Dia menuturkan INDY bertujuan untuk mengurangi eksposur dalam bisnis batu bara dan meningkatkan portofolio investasi non-batu bara. INDY menargetkan untuk mencapai 50% pendapatan dari sektor non-batu bara pada 2025. Sebagai informasi, hingga akhir 2022 segmen batu bara INDY masih memberikan kontribusi 88,3% dari total pendapatan, meningkat dari 2021 sebesar 87,1%. PT United Tractors Tbk. (UNTR) merampungkan akuisisi 19,99% saham Nickel Industries Limited senilai 942,7 juta dolar Australia sebagai strategi diversifikasi usaha ke sektor pertambangan mineral logam. Sekretaris Perusahaan United Tractors Sara K. Loebis mengatakan transaksi tersebut telah rampung pada 21 September 2023. UNTR mengakuisisi saham NIC melalui entitas PT Danusa Tambang Nusantara (DTN) dengan total nilai transaksi sebesar 942,7 juta dolar Australia atau setara dengan Rp9,3 triliun. Presiden Direktur United Tractors Frans Kesuma sebelumnya menjelaskan salah satu strategi diversifikasi UNTR saat ini adalah memperluas usaha ke tambang mineral, salah satunya nikel. “Kami melakukan diversifikasi dalam rangka mengurangi keterkaitan dengan batu bara. Melihat kondisi yang ada, paling memungkinkan adalah nikel,” kata Frans. Di sektor migas, PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) dan emiten migas Grup Bakrie PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) juga menempuh aksi senada.

Tags :
#Korporasi
Download Aplikasi Labirin :