Babak Belur di Pasar Domestik
JAKARTA,ID-Pasar domestik yang sejatinya menjadi penyelamat industri tekstil dan produk tekstil (TPT) dari penurunan ekspor malah menjadi ladang cuan produk impor. Sebab, dari estimasi pasar TPT domestik sebesar US$ 19 miliar tahun ini, sebesar 60% atau satara US$ 11 miliar dikuasai produk impor ilegal. Itu artinya, industri TPT babak belur di negeri sendiri. Tak ayal lagi, terjadi penurunan produk dan utilitas indutsri TPT yang berujung pada PHK massal. Sejak kuartal III-2022 hingga saat ini, total PHK di industri TPT sudah menembus 200 ribu. Jumlah ini bakal terus bertambah jika tak ada upaya serius pemerintah untuk membendung impor TPT. banjir impor juga menjadi salah satu pemicu sepinya transaksi di pusat tekstil terbesar di Indonesia, Pasar Tanah Abang, Jakarta. Alasannya, importir kini beroperasi langsung di Indonesia. Mereka mengimpor garmen dari China dan menjual barang itu di platform e-commerce, dengan menggandeng influencer dengan ribuan pengkut. (Yetede)
Tags :
#TekstilPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023