;

Bahas Bersama Solusi Terbaik

Bahas
Bersama
Solusi
Terbaik

Komnas HAM mengunjungi sejumlah lokasi terdampak bentrokan penolakan relokasi warga Pulau Rempang. Komnas HAM menyatakan akan membantu mencoba membahas bersama solusi terbaik antara pemerintah pusat dan pemda dalam hal ini Pemprov Kepri serta Badan Pengusahaan Batam. Komisioner Komnas HAM Prabianto Mukti Wibowo, Sabtu (16/9) mengatakan, kunjungan Komnas HAM ke sejumlah lokasi di Pulau Rempang, bagian dari kegiatan pramediasi sebelumnya bersama BP Batam, Pemprov Kepri, dan Polda Kepri. Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Jembatan Barelang IV yang sempat diblokade warga serta SD 24 Galang dan SMP 22 Batam. Bentrokan terjadi di lokasi tersebut pada 7 September dan berujung dengan tembakan gas air mata. ”Pihak sekolah menjelaskan, kejadian pada 7 September cukup mencekam. Ada beberapa siswa yang terimbas gas air mata sehingga mereka mengalami luka,” kata Prabianto.

Prabianto menjelaskan, polisi sudah memberikan trauma healing terhadap siswa yang terluka dan menjadi korban bentrokan. ”Kami belum tahu dampak jangka panjangnya. Di permukaan mungkin mereka (siswa) sudah cukup gembira, tetapi tidak tahu juga kelanjutan nantinya. Trauma healing perlu di- lanjutkan,” ujarnya. Rombongan Komnas HAM juga mengunjungi kampung-kampung tua Melayu yang menjadi prioritas relokasi di Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang, Pulau Rempang. Prabianto mengatakan, warga tetap menolak relokasi. Mereka juga meminta perlindungan ke Komnas HAM untuk tetap bisa bertahan di lokasi yang mereka tinggali. Selain itu, Komnas HAM juga mengunjungi kampung-kampung tua lainnya, seperti Dapur 6 dan Pantai Melayu. Warga menolak relokasi meskipun mereka tidak menolak proyek strategis nasional Rempang Eco City. ”Dalam beberapa pertemuan dengan BP Batam dan pemprov, kami tetap merekomendasikan untuk tidak merelokasi warga. Jadi, yang diubah itu mestinya rencana lokasi pembangunan pabriknya yang sudah jadi komitmen dengan investor,” kata Prabianto. (Yoga)


Tags :
#Varia #Hukum
Download Aplikasi Labirin :