Kantong Tebal MDKA untuk Ekspansi
PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) gencar menggelar
refinancing
utang. Emiten ini juga tengah menggeber sejumlah rencana ekspansi.
Belum lama ini, MDKA sudah melunasi dan membayar bunga atas dua seri obligasi senilai total Rp 1,64 triliun.
Sumber pendanaan MDKA untuk melunasi pokok dan membayar bunga obligasi tersebut berasal dari penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap III Tahun 2023. Dalam penawaran umum berkelanjutan itu, MDKA menargetkan bisa menghimpun dana hingga Rp 15 triliun.
"Sampai akhir Agustus lalu telah diterbitkan Rp 8,1 triliun. Waktu penerbitan Rp 6,9 triliun akan disesuaikan dengan kondisi perusahaan dan kondisi pasar," kata
Head of Corporate Communication
MDKA Tom Malik kepada KONTAN, Kamis (14/9).
Selain itu, per 30 Juni 2023 MDKA memiliki fasilitas pinjaman
revolving credit facility
sebesar US$ 160 juta yang belum ditarik. Sumber-sumber pendanaan itu melengkapi arus kas operasional yang dibutuhkan MDKA untuk memenuhi belanja modal (capex) jumbo.
Tom merinci, capex MDKA itu dialokasikan untuk menunjang tambang emas Tujuh Bukit dan tambang tembaga Wetar sebesar US$ 70 juta,
Proyek Tembaga Tujuh Bukit akan dibangun secara bertahap, dengan potensi puncak produksi tahunan sebesar 112 ribu ton tembaga dan juga 366.000
ounces
emas. Lalu, Proyek Emas Pani. Saat ini tengah melakukan studi kelayakan, yang diharapkan tuntas di kuartal IV-2023. Potensi produksi puncak tahunan proyek ini lebih dari 450.000
ounces
emas per tahun.
Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, Abdul Azis Setyo Wibowo mengatakan, di tengah fluktuasi harga komoditas,
top line
MDKA masih berpotensi tumbuh. Meski begitu, perlu dicermati bagaimana strategi MDKA dalam meredam lonjakan pada beban pokok pendapatan.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023