Ruang Penguatan Otot IHSG Mulai Teratas
Ruang penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemungkinan tak terlalu besar lagi. Pergerakan IHSG cenderung terbatas akibat sejumlah sentimen eksternal dan internal.
Sejumlah sekuritas memangkas target IHSG hingga akhir tahun ini. Ciptadana Sekuritas misalnya, menurunkan target IHSG akhir tahun 2023 dari semula 7.500 menjadi 7.200. Target ini mencerminkan
price to earnings ratio
(PER) IHSG sebesar 12,6 kali dari sebelumnya 13,2 kali.
Saat ini, IHSG diperdagangkan pada PER 11,8 kali, berada di batas bawah kisaran valuasi indeks di Asia Tenggara yaitu 10,8 kali sampai 14,9 kali. Kepala Riset Ciptadana Sekuritas, Arief Budiman menilai, ketidakpastian pasar yang lebih tinggi telah memperburuk ekspektasi investor terhadap valuasi emiten dan mengurangi partisipasi investor di pasar saham.
Di sisi lain, ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve dan situasi politik dalam negeri memberatkan psikologis investor, yang pada akhirnya membebani kinerja pasar saham.
Mandiri Sekuritas bahkan memangkas target IHSG dari 7.510 menjadi 7.180. Dengan kata lain, IHSG hanya naik 3,6% dari level saat ini.
Samuel Sekuritas Indonesia merevisi proyeksi IHSG di akhir 2023 dari semula 7.600 menjadi 7.300. Kepala Riset Samuel Sekuritas Prasetya Gunadi mengatakan, revisi ini seiring dengan penurunan target PER IHSG menjadi 14 kali akibat peningkatan premi risiko ekuitas.
Sedangkan Andrey Wijaya, Kepala Riset RHB Sekuritas Indonesia, mempertahankan target IHSG di level 7.450. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi akan lebih cepat di semester kedua, sehingga akan mempercepat pertumbuhan laba bersih emiten.
Tags :
#SahamPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023