;

Menunggu Koreksi Saham Energi

Menunggu Koreksi Saham Energi

JAKARTA – Indeks saham di sektor energi, IDXEnergy, menguat karena terimbas kenaikan harga minyak mentah dunia. Sentimen positif masih akan menyelubungi sektor tersebut, tapi investor perlu waspada. PT Bursa Efek Indonesia mencatat IDXEnergy menguat 10,71 persen sepanjang Juli 2023, tertinggi di antara jajaran indeks lainnya. Penguatan indeks tersebut masih berlangsung hingga perdagangan akhir pekan lalu. Pada periode 4-8 September 2023, indeks ini naik 2,26 persen.

Kepala Riset Samuel Sekuritas, Suria Dharma, mengatakan penguatan sektor energi didorong keputusan Arab Saudi serta anggota lain Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak atau OPEC memangkas sukarela pasokan minyak mentah mereka pada Juli lalu. Arab Saudi memotong produksinya sebesar 1 juta barel per hari, sementara Rusia mengurangi 300 ribu barel per hari. Jumlahnya melebihi kesepakatan anggota OPEC sebelumnya. "Cadangan minyak Amerika juga dikabarkan menurun," tutur Suria kepada Tempo, kemarin, 10 September 2023.

Kebijakan tersebut membuat harga minyak mentah, baik West Texas Intermediate (WTI) maupun Brent, terus naik. Hingga pekan lalu, Brent menyentuh US$ 90 per barel untuk pertama kali sejak 16 November 2022. Menurut Suria, emiten minyak yang mendapat sentimen positif dari kondisi tersebut adalah PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC). "MEDC juga diuntungkan karena investasinya di AMMN, yang harganya sudah naik berkali-lipat dari IPO," tuturnya. (Yetede)

Download Aplikasi Labirin :