Merger Garuda-Pelita Air Dinilai Jadi Opsi Terbaik
JAKARTA,ID-Rencana penggabungan usaha (merger) antara maskapai penerbangan milik PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) dengan Pelita Air yang dimiliki PT Pertamina yang diharapkan bisa menghasilkan opsi terbaik yang dapat mengakselerasi kinerja bisnis kedua BUMN tersebut ke depannya. Rencana merger yang menyeruak sejak 21 Agustus 2023 itu bahkan sukses mengangkat harga saham Garuda di lantai bursa hingga 40%. "Kami sedang telpon dengan beberapa teman konsultan, dan bersama teman-teman Pertamina mencari cara atau opsi yang terbaik untuk kami berdua, baik secara komersial maupun legal," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra pada acara Berita Satu Spesial BTV, Rabu (6/9/2023). Irfan mengatakan, wacana penggabungan masakapai milik Garuda Group dengan Pelita Air telah muncul sejak proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Garuda masih berlangsung. Rencana itu mencuat sebagai opsi apabila Garuda tidak lolos PKPU dan dinyatakan pailit. Irfan kembali menegaskan, pada waktu itu pesannya sudah sangat jelas, rencana menghidupkan penerbangan berjadwal dilakukan untuk mengantisipasi bila garuda tidak lolos PKPU. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023