MEMBUKA GERBANG DAGANG ASEAN
Berstatus sebagai eksportir terbesar keempat di dunia rupanya tak membuat negara-negara di kawasan Asia Tenggara lekas berpuas diri. Buktinya, yurisdiksi yang tergabung dalam The Association of Southeast Asian Nations (Asean) terus berupaya membuka gerbang dagang lebih lebar.Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 Asean pun dimanfaatkan betul untuk memperluas kemitraan dagang, baik secara bilateral maupun multilateral. Sejumlah negara mitra Asean pun berkomitmen untuk memperluas atau mengimplementasikan penuh kemitraan niaga lintas batas. Mulai dari Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) Asean dengan lima negara Pasifi k, Asean Plus Three (APT), hingga kemitraan bilateral yang dijalin oleh kawasan ini.Indonesia yang memegang Keketuaan Asean 2023 pun tak tinggal diam. Strategi yang ditempuh antara lain mendorong seluruh anggota untuk meratifi kasi RCEP dengan lima negara Pasifi k yakni Australia, Cina, Jepang, Korea Selatan, dan Selandia Baru.Kemudian menegosiasikan kesepakatan secara bilateral di antaranya dengan Amerika Serikat (AS), China, Jepang, Korea Selatan, dan Kanada. Bahkan, Indonesia juga memfasilitasi negosiasi Asean dengan AS soal UU Infl ation Reduction Act (IRA).Tujuannya adalah terus menggenjot nilai perdagangan dari Asean ke pelosok bumi. Apalagi, nilai ekspor Asean ke seluruh negara mitra terus mencatatkan peningkatan.
Presiden Joko Widodo, dalam KTT ke-26 Asean Plus Three, Rabu (6/9), mengatakan seluruh pihak perlu terus meningkatkan kerja sama dalam rangka menjaga stabilitas ekonomi kawasan.
Presiden menambahkan, Asean juga secara bulat menyepakati untuk terus menjalankan fungsinya sebagai lokomotif perdamaian dan stabilitas kawasan, yang dalam kaitan itu Indo-Pasifik harus menjadi platform bagi kolaborasi.
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, meminta agar penyelesaian perjanjian perdagangan bebas atau Free Trade Agreement (FTA) dengan Asean dipercepat.
Perdana Menteri China Li Qiang, mengungkapkan komitmen Negeri Panda untuk mendukung peningkatan kemitraan yang saling menguntungkan dan produktif di Asean.Terlebih, hingga saat ini China merupakan negara mitra dagang terbesar Asean dengan nilai lebih dari US$970 miliar pada 2022 dan ditargetkan terus meningkat pada tahun-tahun mendatang.
Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol menyampaikan bahwa trilateral atau kerja sama tiga negara antara Korea Selatan, AS, dan Jepang akan terus mendukung arsitektur regional Asean. Sementara itu, Wakil Presiden AS Kamala Harris, menekankan akan terus memperkuat hubungan bilateral dengan Indonesia. Dia berharap kedua negara terus memperkuat kerja sama untuk menjaga stabilitas ekonomi.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023