BANTUAN SOSIAL Negara Rugi Ratusan Miliar Rupiah Per Bulan
Menurut catatan Strategi Nasional Pencegahan Korupsi, pada awal 2021 hingga awal 2023, kerugian negara akibat bantuan sosial salah sasaran mencapai Rp 523 miliar per bulan. Hal ini disebabkan data penerima bantuan tidak mutakhir, di antaranya masih ada ASN yang menerima bantuan itu. Data penerima bansos diusulkan oleh pemerintah kabupaten/kota, lalu diverifikasi oleh Kemensos setiap bulan. Dulu data diverifikasi setiap enam bulan. Data yang telah diverifikasi akan masuk ke Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), lalu menjadi basis pemberian bantuan sosial di Indonesia.
Data penerima bantuan sosial mestinya diperbarui secara rutin karena kondisi di lapangan dinamis. Ada penerima bantuan yang meninggal, pindah, atau menikah. Ada juga penerima yang telah berhasil keluar dari kemiskinan. ”Ada yang malas, tidak mau meng-update data.Artinya, yang layak menerima bantuan tidak dimasukkan datanya. Sementara yang sudah lulus atau tidak layak menerima bantuan tidak dikeluarkan dari sistem data,” kata Koordinator Pelaksana Strategi Nasional Pencegahan Korupsi Pahala Nainggolan, saat dihubungi, Rabu (6/9). (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023