Manufaktur Zona Euro dan RRT Siap Bangkit
LONDON,ID-Penurunan aktivitas manufaktur di zona euro mereda pada bulan lalu, sehingga mengindikasikan bahwa masa terburuk telah berakhir bagi pabrik-pabrik di blok mata uang tunggal Eropa tersebut. Sementara itu, rebound tak terduga aktivitas manufaktur di Republik Rakyat Tiongkok (RRT) memberikan harapan bagi negara yang tergantung pada ekspor tersebut. Demikian berdasarkan survei swasta yang dirilis pada Jumat (01/09/2023). Data Purchasing Manager's Index (PMI) manufaktur zona euro terbaru yang dikeluarkan HCBO dan disusun oleh S&P Global menunjukkan kenaikan ke level tertinggi dalam tiga bulan. Sebagai informasi ambang batas PMI di bawah 50 poin menunjukkan kontraksi. Indeks pengukur output-dimasukkan ke dalam PMI komposit- yang dijadwalkan diriliss pada Selasa (05/09/2023) dan dipandang sebagai tolok ukur yang baik untuk kesehatan ekonomi, naik 42,7 menjadi 43,4. "Posisi kita sekarang lebih baik daripada perkiraan banyak orang, mengingat suku bunga telah naik cukup tinggi dan pesat. Hal ini (akan) membuat Bank Sentral Eropa (ECB) jeda sejenak untuk berpikir karena tidak ingin terlalu kuat mengendalikan inflasi tetapi akan merugikan perekonomian,"' kata Craig Erlam, analis OANDA, yang dilansir Reuters. (Yetede)
Tags :
#ManufakturPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023