PROSPEK PEMBIAYAAN SEMESTER II/2023 : EKSPANSI UNGKIT LAJU KREDIT
Amunisi kuat dari industri perbankan untuk menyalurkan kredit terlihat belum sepenuhnya diimbangi dari sisi permintaan. Kendati laju pembiayaan pada Juli 2023 meningkat, angka pertumbuhannya masih relatif terbatas.
Berdasarkan data Bank Indonesia, outstanding kredit pada bulan perta-ma semester II/2023 senilai Rp6.663,6 triliun atau tumbuh 8,5% year-on-year (YoY). Jika dilihat secara bulanan, pertumbuhan kredit pada Juli 2023 naik 0,4% dibandingkan de ngan Juni 2023.Pertumbuhan kredit secara bu-lanan sepanjang tahun ini paling kuat terjadi pada Mei 2023 dengan laju hingga 1,76% month-to-month(MtM). Pertumbuhan kredit rata-rata secara bulanan pada tahun ini berada di kisaran 1%.Dengan kata lain, laju per-mintaan kredit memasuki bulan pertama semester II/2023 yang hanya naik 0,4% mencerminkan masih terbatasnya ekspansi oleh korporasi dan daya beli di kelompok perorangan yang belum kembali menguat.Jika dilihat golongan debitur, permintaan kredit korporasi dengan outstanding Rp3.403,4 triliun, naik 7,4% YoY. Sementara itu, kredit perorangan tumbuh 9,5% YoY.Managing Director Head of Insitutional Bank PT Bank DBS Indonesia Kunardy Lie mengatakan bahwa permintaan kredit sangat tergantung dari ekspansi yang dilakukan oleh perusahaan, terutama di tahun politik.
Sebagai bank yang fokus di segmen korporasi, DBS mencermati sektor yang masih menjadi penopang dari pertumbuhan kredit perbankan adalah metal mining, nikel, hingga consumer goods.
Sementara itu, Direktur Utama PT Bank Jawa Barat dan Banten Tbk. Yuddy Renaldi menuturkan permintaan kredit dari korporasi dan perorangan terlihat meningkat pada awal semester II/2023.“Kami merasakan pertumbuhan kredit sudah terasa dari periode Juni 2023, yang sebelumnya tumbuh 9% pada Mei 2023, naik menjadi tumbuh 9,7% pada Juni. Demikian juga pada segmen korporasi yang tumbuh 14,5% YoY,” kata Yuddy.
Senior Vice President Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Trioksa Siahaan menyatakan pertumbuhan kredit yang masih positif sampai dengan Juli 2023 memberi harapan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia masih terjaga baik ditengah ketidakpastian ekonomi global dan tren kenaikan suku bunga global.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023