China-AS Tingkatkan Ekonomi lewat Pariwisata
Memasuki hari ketiga kunjungan Mendag AS Gina Raimondo ke China, kedua negara berkomitmen meningkatkan hubungan ekonomi. Sektor pariwisata menjadi pintu masuk penjajakan kembali dua kubu yang tengah renggang akibat persaingan geopolitik. Raimondo memberi sambutan di Aula Besar Rakyat, Beijing, Rabu (29/8). Ia berada di China sejak Minggu (27/8). Raimondo bertemu PM China Li Qiang, Mendag Wang Wentao, serta Menteri Pariwisata dan Kebudayaan Hu Heping. Ia juga bertemu dengan berbagai perwakilan perusahaan China. Ia menutup kunjungannya dengan mendatangi Disneyland Shanghai, kerja sama perusahaan AS dan Grup Shendai China. ”Hubungan perekonomian dan neraca perdagangan yang sehat tidak hanya menguntungkan bagi Beijing dan Washington, tetapi juga seluruh dunia,” kata PM Li. China mengeluhkan berbagai kebijakan AS yang dianggap menyudutkan dan mengisolasi China dari perekonomian global.
Kedua negara ini awalnya mitra dagang terbesar untuk masing-masing pihak. Sekarang, AS lebih banyak berdagang dengan Kanada dan Meksiko. Adapun China lebih banyak ke Asia Tenggara. Menurut Wang, kebijakan AS yang paling merugikan China ialah tarif atas 301 komoditas ekspor, pembatasan semikonduktor, pembatasan investasi dua arah, diskriminasi dalam pemberian subsidi, dan sanksi Pemerintah AS terhadap perusahaan-perusahaan China. ”Melanggar aturan perdagangan bebas dan perdagangan yang adil merugikan semua,” ujarnya. Bersama Hu, Raimondo membahas peningkatan kerja sama pariwisata kedua negara. Target awal ialah mengembalikan arus wisatawan seperti tahun 2019. Ketika itu, jumlah pelancong China yang berlibur ke AS menyumbang pemasukan 30 miliarUSD dan menyediakan lapangan kerja untuk 50.000 orang. Oleh karena itu, kedua negara ingin meningkatkan penerbangan mereka hingga dua kali lipat. Raimondo dan Hu sepakat mengadakan KTT Ke-14 Kepemimpinan Pariwisata AS-China pada 2024 di China. KTT terakhir kali diadakan pada 2019, di Seattle, Negara Bagian Washington, AS. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023