Kala Cadangan Devisa Susut Daya
JAKARTA,ID-Cadangan devisa (cadev) Indonesia mengalami penyusutan daya atau kemampuan yang signifikan untuk mencukupi kebutuhan pembiayaan yang membutuhkan valuta asing (valas). Sekitar 2,5 tahun lalu, cadangan devisa masih memiliki kemampuan setara dengan pembiayan 10,5 bulan impor atau 10,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Namun, per akhir Juli tahun ini, kemampuan tersebut turun drastis menjadi hanya sekitar enam bulan pembiayaan. Meski masih diatas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan pembiayaan impor, namun rasio kemampuan cadangan devisa yang kian mepet akan membuat para pelaku spekulan di pasar uang yang makin meluas memainkan rupiah. Mereka berani beraksi karena melihat amunisi BI kian menipis, sementara kebutuhan valas untuk impor tetap tinggi seiring dengan perbaikan ekonomi dan kewajiban yang harus diselesaikan pemerintah terkait utang luar negeri yang jatuh tempo. Karena itu, sejumlah kebijakan yang telah digagas pemerintah dan otoritas untuk memupuk cadangan devisa yang lebih besar, harus serius dilakukan, seperti upaya membuat devisa hasil ekspor SDM lebih betah didalam negeri. (Yetede)
Tags :
#DevisaPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023