Emiten Menjala Dana dari Bursa
Penggalangan dana di pasar modal lewat
rights issue
dan
private placement
masih meriah. Aksi korporasi ini dinilai menarik untuk menghimpun dana berbiaya murah demi memperkuat permodalan emiten.
Terbaru, PT MAP Boga Adiperkasa Tbk (MAPB) merampungkan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD). Lewat
private placement
ini, MAPB menghimpun dana sebesar Rp 434 miliar dari empat pihak penyetor modal.
Sementara, PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) mendapat persetujuan pemegang saham untuk menggelar aksi penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu. SAPX berencana
rights issue
sebanyak-banyaknya 2,49 miliar saham.
Head of Equity Research
Kiwoom Sekuritas Indonesia Sukarno Alatas mengamati aksi emiten mengeksekusi
rights issue
atau
private placement
akan memperhatikan sejumlah faktor. Terutama dari strategi ekspansi, kondisi pasar dan industri, serta makro ekonomi.
Equity Analyst
Kanaka Hita Solvera, Andhika Cipta Labora melihat, momentum saat ini cukup ideal untuk menggelar ekspansi. Maklum,
outlook
ekonomi dan kondisi industri kondusif untuk mendukung bisnis. Sementara kondisi pasar modal juga terbilang stabil dengan tingkat fluktuasi yang relatif terjaga.
Founder
dan CEO Finvesol Consulting Fendi Susiyanto sepakat, efek dilusi kepemilikan saham yang bisa timbul dari
rights issue
dan private placement perlu dicermati. Menurut Fendi,
private placement
bisa lebih memberi sinyal positif lantaran aksi ini membawa investor baru.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023