Alarm Penurunan Penjualan Hunian
JAKARTA – Kinerja moncer para pengembang properti dianggap belum menjadi jaminan pertumbuhan bisnis hunian hingga akhir tahun ini. Tren penjualan residensial di pasar primer masih melemah secara tahunan. Pada kuartal kedua tahun ini, penjualan produk tersebut menurun 12,30 persen secara tahunan atau year-on-year (YoY), begitupun pada kuartal pertama yang terkontraksi 8,26 persen.
“Kinerja marketing sales sebagian besar emiten properti diperkirakan cenderung menurun,” ucap ekonom dari PT Bank Permata Tbk, Josua Pardede, kepada Tempo, kemarin, 20 Agustus 2023. Menurut Josua, penjualan rumah tipe kecil dan tipe menengah masing-masing tertekan sebesar 15,81 persen dan 15,17 persen secara tahunan pada triwulan kedua 2023. Adapun penjualan segmen rumah besar tumbuh 15,11 persen, itu pun setelah sempat turun 6,82 persen year-on-year pada kuartal pertama tahun ini. Tingginya suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) menjadi salah satu hambatan utama penjualan hunian primer. “Belum lagi proporsi uang muka dalam pengajuan KPR juga tinggi.”
Walau penjualan tertahan, dia meneruskan, volume KPR rumah tapak sebenarnya tumbuh 10,82 persen secara tahunan pada Juni 2023, unggul dari angka pertumbuhan pada 2022 yang berkisar 7,82 persen. Masalahnya, kredit macet (NPL) kredit pemilikan rumah tapak juga naik hingga 2,51 persen selama paruh pertama tahun ini.
Kinerja mengkilap bisnis properti belakangan ini terusik oleh kabar tumbangnya Evergrande, entitas pengembang asal Cina yang mengelola lebih dari 1.300 proyek real estate. Grup usaha asal Shenzhen, Cina, yang memiliki delapan entitas itu tercatat berutang hingga US$ 340 miliar atau lebih dari Rp 4.400 triliun. Evergrande diketahui sudah menjual saham dengan diskon besar-besaran sejak November 2021. Efisiensi itu disusul dengan penutupan lebih dari 30 bangunan akomodasi mereka sepanjang 2022. (Yetede)
Tags :
#PropertiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023