Presiden: Kuasai Kemajuan Iptek
Presiden Jokowi menyebut anak muda generasi Y dan Z di Indonesia adalah generasi unggul karena lahir di era digital. Maka, generasi muda harus terus menyiapkan diri untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang cepat, sekaligus tetap memiliki moral dan budi pekerti yang baik. Presiden menyampaikan hal itu saat membuka Muktamar XXIII Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) di Gedung Serbaguna Sumut, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu(19/8). ”Saya harap pelajar Muhammadiyah menjadi teladan, generasi muda Muslim yang berkemajuan, penguasaan ipteknya hebat, sekaligus memiliki moral, budi pekerti, dan mental yang hebat,” kata Presiden.
Presiden mengatakan, dunia sedang dilanda disrupsi teknologi, terutama digital. Oleh karena itu, sekarang adalah zamannya generasi Y (kelahiran 1981-1996) dan generasi Z (kelahiran 1997-2012). ”Apa-apa serba digital. Mau lihat menu di restoran, (pakai) digital lewat QR code. Mau belanja juga digital, lewat market place. Mau pesan kendaraan juga lewat digital, lewat aplikasi,” katanya. Teknologi kecerdasan buatan (AI) juga berkembang pesat dan diperkaya generative AI. Ia mencontohkan aplikasi ChatGPT, yang akrab digunakan pelajar untuk mengerjakan tugas sekolah, jurnal, serta membantu menyusun tugas akhir dan skripsi di peguruan tinggi. Presiden berpesan agar generasi muda tetap memiliki moral, budi pekerti, dan mental yang hebat. ”Buat saya, itulah sosok pelajar Muhammadiyah idaman,” katanya. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023