;

PERUMAHAN, Pendanaan Kreatif untuk Sektor Informal Digulirkan

Ekonomi Yoga 15 Aug 2023 Kompas
PERUMAHAN, Pendanaan Kreatif untuk Sektor Informal Digulirkan

Pengembangan ekosistem pembiayaan perumahan di Indonesia terus didorong melalui upaya pendanaan kreatif. Pembiayaan kredit pemilikan rumah atau KPR melalui kepesertaan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) dan skema sewa beli digulirkan untuk menjangkau masyarakat berpenghasilan tidak tetap yang kesulitan mengakses kredit. Deputi Komisioner Badan Pengelola Tapera (BP Tapera), Ariev Baginda Siregar, saat dihubungi, Senin (14/8) mengemukakan, saat ini sebagian besar masyarakat berpenghasilan tidak tetap atau pekerja informal tidak memenuhi persyaratan kredit perbankan (unbankable). Skema pembiayaan perumahan untuk sektor informal kini didorong melalui kepesertaan Tapera agar dapat mengakses rumah bersubsidi melalui fasilitas likuiditas pembiayaan

perumahan (FLPP). Kemampuan dan kapabilitas membayar pekerja mandiri atau sektor informal wajib dibuktikan dengan besaran angsuran. Kapabilitas mengangsur pekerja berpenghasilan tidak tetap itu dijembatani dengan menabung di bank. Setelah tiga bulan menabung dan lolos seleksi bank, pekerja informal dapat langsung masuk menjadi peserta Tapera dan mendapat akses pembiayaan rumah bersubsidi. Percontohan pembiayaan di sektor informal kini diterapkan melalui kerja sama BP Tapera dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Terobosan pembiayaan lain yang sedang digarap untuk masyarakat berpenghasilan rendah adalah skema sewa beli. Skema sewa beli hunian (rent to own/RTO) merupakan konsep kepemilikan rumah yang menggunakan sistem sewa dalam jangka waktu tertentu dan pada masa akhir sewa, penyewa dapat memiliki rumah dengan cara KPR. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :