Makna Garis dan Dermaga Zamrud Setya Negara
Bagi Zamrud Setya Negara, dermaga merupakan tempat yang sangat menyenangkan. Dermaga bukan sekadar tempat bersandarnya kapal-kapal untuk bongkar-muat barang dan penumpang. Perupa kelahiran 29 Agustus 1979 itu menyebutkan dermaga juga memiliki arti yang sangat luas. Baginya, dermaga memiliki konsep yang begitu dalam. Dermaga bukan destinasi akhir perjalanan sebuah kapal. Dermaga bisa menjadi tempat singgah sementara untuk perjalanan berikutnya yang bisa jadi lebih jauh lagi.
Maka, wajar jika dermaga menjadi salah satu sumber inspirasi dan lokasi favorit Zamrud melakukan hobi tercintanya, membuat sketsa. Entah sudah berapa puluh karya sketsa bertema dermaga dan kapal yang telah ia buat. Namun, yang pasti, ada 17 karya lukis dan sketsa berbagai ukuran yang ia bawa ke Cemara 6 Galeri-Toeti Heraty Museum, Jakarta. Ya, Zamrud sedang menggelar pameran tunggal sketsa berjudul "Gores Garis Zamrud". Total ada 42 karya Zamrud yang dipamerkan hingga 25 Agustus mendatang.
Salah satu karyanya berjudul Pelabuhan Sunda Kelapa #1. Lukisan tersebut dibuat di atas kanvas berukuran 60 x 120 sentimeter dengan pemilihan cat akrilik. Dalam lukisan itu, Zamrud menampilkan sebuah kapal kayu dengan lambung berkelir putih, merah, dan biru.Sejumlah kapal kayu ditampilkan di belakang kapal tersebut. Zamrud memakai sudut pandang perspektif di tengah kanvas. Di dekat kapal-kapal itu terdapat bangunan berjajar serta puluhan sosok manusia yang beraktivitas di sekitar dermaga. (Yetede)
Tags :
#UmumPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023