;

Generasi Pandemi Tak Mudah Masuk Dunia Kerja

Ekonomi Yoga 13 Aug 2023 Kompas
Generasi Pandemi Tak
Mudah Masuk Dunia Kerja

Sistem pembelajaran jarak jauh yang berlangsung 2-3 tahun ketika dunia menghadapi pandemi Covid-19 kini ”memakan korban”. Banyak generasi Z, lahir selama periode 1997-2012, yang lulus sekolah menengah dan perguruan tinggi pada 2023 kesulitan mendapatkan pekerjaan. Di mata perusahaan atau penyedia lapangan kerja, generasi Z kurang punya keterampilan dasar. Perusahaan juga menilai banyak Gen Z kurang memiliki keterampilan nonteknis atau soft skill seperti etika kerja serta keterampilan komunikasi. Guna mengisi kekurangan itu, perusahaan harus memberikan tambahan keterampilan di tempat kerja yang makan waktu dan biaya yang tak sedikit. Oleh karena itu, banyak perusahaan tak mau repot alias hanya mau menerima tenaga kerja berpengalaman dan siap kerja saja.

Persoalan tidak siap kerja itu dituturkan Roman Devengenzo, insinyur teknologi di NASA, dan Google. Pada saat memberikan konsultasi untuk perusahaan robotika di Silicon Valley, California, Oktober 2022, ia meminta seorang insinyur mesin berusia muda yang baru direkrut untuk merancang produk kecil dari aluminium yang bisa dibuat dengan mesin bubut. ”Bagaimana caranya,” Tanya anak muda itu. Mendengar respons itu, Devengenzo tidak habis pikir. Sebab, penggunaan mesin bubut termasuk keterampilan dasar yang biasanya sudah dikuasai pada tahun pertama atau kedua kuliah teknik mesin. ”Belajar harus sambil praktik. Ketika pandemi, anak-anak ini hanya belajar di depan komputer dan itu tidak cukup,” cerita Devengenzo kepada harian The Wall Street Journal, 2Agustus 2023. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :